BANGKAPOS.COM -- Okin alias Niko Al Hakim, mantan suami Rachel Vennya, menjual rumah anaknya yang dijadikan sebagai pengganti uang nafkah.
Hal ini bakal diperkarakan oleh Rachel Vennya dengan menyeret Okin ke jalur hukum.
Saat ini pihak Rahcel Vennya tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait langkah hukum yang akan diambil.
Seperti yang diketahui, Rachel Vennya dan Okin telah berpisah pada 2021 silam usai dikaruniai dua orang buah hati.
Pasca perceraian, sempat tidak ada konflik terkait harta gono-gini.
Namun, sebulan kemudian, keduanya membuat kesepakatan baru, termasuk pembagian aset dan kewajiban.
Baca juga: Reaksi Niko Al Hakim Mantan Suami Rachel Vennya, Disebut Jual Rumah Anak: Karakter Gue Dibunuh
Dalam kesepakatan tersebut, Niko diwajibkan memberikan nafkah anak sebesar Rp 50 juta per bulan untuk dua anak mereka.
Selain itu, Rachel juga disebut berhak atas uang mut’ah sebesar Rp 1 miliar.
Dalam perjalanannya, pembayaran nafkah anak disebut sempat tersendat.
Rumah yang kini diperselisihkan, kemudian dialihkan kepada Rachel, dengan konsekuensi kewajiban nafkah anak sebesar Rp50 juta per bulan dan uang mut’ah dianggap tidak lagi berlaku bagi Okin.
Namun kini rumah tersebut telah dijual oleh Okin.
Rachel Vennya kini bakal menempuh jalur hukum buntut polemiknya dengan mantan suami, Niko Al Hakim alias Okin, soal rumah anak yang dijual.
Rachel Vennya sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya lantaran rumah yang seharusnya diberikan untuk Xabiru, putra pertama mereka, malah diam-diam hendak dijual oleh Okin.
Tak tinggal diam, kini Rachel akan membawa polemik tersebut ke jalur hukum.
Kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah mengumpulkan bukti-bukti sambil berkonsultasi dengan kepolisian terkait langkah hukum yang akan diambil.
"Rachel ingin menuntut hak. Haknya siapa? Hak anak-anak, bukan hak Rachel. Ini terkait tanggung jawab seorang ayah terhadap anak-anaknya,” kata Sangun di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Okin sendiri telah buka suara usai pernyataan mantan istrinya, Rachel Vennya, mencuat terkait rumah sang anak yang dijual.
Menurut Sangun, persoalan ini tak sekadar konflik pribadi, melainkan menyangkut hak anak yang dinilai mulai terabaikan seiring berjalannya waktu.
Ia bahkan menyebut adanya indikasi yang mengarah pada ranah pidana, meski belum merinci secara detail.
“Kalau saya lihat sementara ini, potensi-potensi pidana ini sebetulnya ada,” ujarnya.
“Dulu mereka cerai tidak mau ribut karena pengasuhan masih baik-baik saja. Masih ada waktu bersama anak-anak. Cuma makin ke sini, terkait tanggung jawab ini kok makin menghilang,” jelasnya.
Yang membuat situasi semakin sensitif adalah munculnya peristiwa yang dianggap janggal oleh pihak Rachel.
Baca juga: Nasib Pinkan Mambo Ngamen di Jalanan, Anak Protes, Peralatan Disita Dishub, Singgung soal Izin
Sangun menyebut ada orang yang lebih dulu datang mengecek rumah sebelum informasi tersebut sampai ke kliennya. Bahkan, muncul dugaan rumah tersebut akan dijual.
“Timeline-nya jauh. Orang datang dulu baru diinformasikan. Di sini kami melihat ada itikad tidak baik,” katanya.
Dengan kondisi yang kian memanas, pihak Rachel pun tidak menutup kemungkinan akan membawa persoalan ini ke jalur hukum, baik melalui gugatan hak asuh anak maupun laporan pidana.
“Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan dilakukan upaya hukum, apakah gugatan hak asuh anak atau laporan polisi terkait dugaan tindak pidana,” ucap Sangun.
Meski begitu, di tengah konflik yang mulai jadi sorotan publik, Rachel disebut masih berharap ada penyelesaian yang lebih baik tanpa harus memperpanjang drama hukum.
“Kami harap ada solusi yang baik, dalam artian tanggung jawab itu dijalankan. Ini kembali lagi, kita mencari keadilan untuk anak-anak,” tegasnya.
Sangun juga menegaskan bahwa kliennya tidak terlalu mempermasalahkan soal materi.
“Rachel tidak terlalu pusing soal uang, karena dia sudah mandiri,” tambahnya.
Polemik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, kembali menjadi sorotan publik setelah keduanya saling memberikan penjelasan mengenai rumah yang sebelumnya disebut diperuntukkan bagi anak mereka.
Persoalan bermula ketika Rachel Vennya menyinggung adanya rencana penjualan rumah yang selama ini ditempati keluarga dan dikaitkan sebagai aset untuk anak sulung mereka.
Pernyataan tersebut kemudian memicu respons panjang dari Okin melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam klarifikasinya, Okin menjelaskan bahwa rumah tersebut dibeli saat dirinya dan Rachel masih berumah tangga, tepat sebelum kelahiran anak pertama mereka.
Menurutnya, rumah itu sejak awal memang disiapkan sebagai bagian dari harapan membangun keluarga.
"Rumah itu dibeli di momen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik di dalam rumah itu. Tidak sedikit pun terlintas akan terjadi perpisahan," ungkap Okin.
Personel grup musik OKAAY itu menjelaskan bahwa setelah perceraian pada 2021, rumah tersebut masuk dalam pembahasan pembagian harta bersama.
Ia menyebut pada 2023 sempat mengalami kesulitan finansial akibat persoalan bisnis, sehingga muncul kesepakatan verbal dengan Rachel terkait pengalihan rumah sebagai bagian dari penyelesaian kewajiban nafkah.
"Di dalam perpisahan tersebut, mengharuskan kami melewati banyak proses di antaranya permintaan uang mut'ah dan pembagian harta," tulis Okin.
Dalam unggahannya, Okin juga memperlihatkan tangkapan layar percakapan yang menunjukkan adanya usulan dari Rachel terkait rumah dan aset lain.
"Gimana kalo kamu kasih rumah kemang aja buat aku? dan aku anggap lunas. Jadi uangnya lunas, dan tanah di Bali aku kembalikan aja," isi pesan yang ditampilkan Okin.
Namun menurut Okin, kesepakatan itu kemudian menimbulkan persoalan baru ketika pembicaraan mengenai penukaran aset kembali dibahas.
Ia juga menyinggung adanya masalah pembayaran cicilan rumah pada awal 2026 setelah menerima informasi dari pihak bank terkait status pembayaran.
"Di awal tahun 2026, ada kesalahpahaman dalam pembayaran rumah tersebut antara gue dan bank," jelas Okin.
Menurutnya, situasi menjadi semakin rumit karena rumah tersebut telah ditempati keluarga Rachel sehingga komunikasi keduanya tidak lagi berjalan baik.
Karena konflik dinilai terus berkembang, Okin akhirnya memutuskan menjual rumah tersebut sebagai jalan keluar.
"Karena semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tersebut karena gue merasa banyak timbulnya perselisihan," imbuhnya.
Okin juga menjelaskan bahwa selama ini nominal nafkah anak dialihkan untuk membayar KPR rumah. Setelah cicilan selesai, ia mengaku berencana kembali menjalankan kewajiban nafkah secara penuh.
Namun klarifikasi tersebut langsung mendapat respons keras dari Rachel Vennya.
Ia membalas melalui media sosial dengan mengungkap sejumlah hal yang menurutnya selama ini tidak pernah disampaikan ke publik.
Rachel menyinggung soal pembagian aset pasca perceraian, nafkah anak, hingga dugaan persoalan lain terkait kendaraan dan tanah.
"Baik bgt ya aku awalnya kasih rumah itu yg dimana kita beli berdua? Yg katanya buat abang biru?" tulis Rachel.
Ia juga menegaskan bahwa selama ini banyak kebutuhan anak yang tetap ia tanggung sendiri, termasuk biaya pendidikan.
"Aku ga perlu itu rumah, ambil Niko. Tapi balikin hutang kamu, bisa?" lanjut Rachel.
Perselisihan keduanya kini kembali ramai diperbincangkan karena masing-masing membuka versi cerita sendiri mengenai aset rumah yang sejak awal disebut berkaitan dengan masa depan anak-anak mereka.
Ibunda mantan suami Rachel Vennya, Niko Al Hakim, Zerenity menyemprot fans Rachel Vennya.
Hal itu setelah putranya yang akrab disapa Okin itu dihina oleh fans Rachel.
Hinaan itu disampaikan oleh akun TikTok bernama Sun.
Ia menyebut kalau Zerenity tak bisa mendidik Okin dengan benar.
"Anak lo ta* bgt njir bisa ngajari yg bener ga sih," tulisnya melalui DM ke Zerenity.
Ibunda Okin pun kemudian membalas pesan tersebut dan menyemprot akun bernama Sun itu.
"Berjilbab tp bicara sm irg tua kotor. Masih kecil loh! Blg ga ngajarin ank. Apa kbr dg ortumu anknya manis bgini ngomong kotor? Astaghfirullahal adziimmm," balas Zerenity.
Balasan itu pun di-screen shoot dan diposting di story TikToknya.
Ia juga memposting foto profil Sun yang sedang mengenakan jilbab cokelat.
Kemudian ia kembali memposting chat dengan Sun yang meminta postingan Zerenity dihapus.
"tolong dihapus story nya, biar apa viralin orang lain, kok dibuat story, aku emg ngapain yaa bun," tulis akun Sun.
Zerenity pun mengaku tak mau menghapus postingannya.
"Gpp mau viral mau bgm," tulis dia lagi.
Akhirnya Sun pun meminta maaf dan mengaku emosi.
Ia juga mengaku kalau dirinya sayang pada Rachel Vennya.
"iya maaf ya bu sebelumnya aku emosi, aku sayang buna bgt soalnya ga tega digituin, dia baik banget huhu," tulisnya lagi.
Namun menurut Zerenity, Sun tak perlu meminta maaf karena tak ada gunanya.
(Bangkapos.com/TribunStyle.com/TribunnewsBogor.com/TribunSumsel.com)