TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sebanyak 9.257 orang warga Bengkalis warga Bengkalis terdampak penonaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Data ini diungkap langsung Kepala Dinas Sosial Bengkalis Hambali kepada tribunpekanbaru.com, Senin (6/4/2026) siang.
Dari jumlah tersebut sudah sekitar 104 orang yang melakukan aktivasi kembali akun BPJS PBI mereka. Menurut dia, untuk upaya reaktivasi kembali BPJS PBI yang nonaktif dilakukan langsung petugas pemerintah pusat.
Proses reaktivasi harus melalui verifikasi lapangan atau ground check (GC). Tahap awal pelaksanaan GC sudah berjalan, dilakukan langsung BPS.
"Tahap awal kemarin proses verifikasi lapangan sudah dilakukan oleh BPS, sebanyak 97 orang yang dilakukan verifikasi. Untuk tahap kedua kegiatan GC akan di mulai awal April ini hingga akhir bulan nanti oleh penamping PKH se Indonesia, termasuk Bengkalis," jelasnya.
Baca juga: Polisi Razia THM di Bengkalis, Tujuh Pengunjung Kedapatan Positif Ekstasi
Sementara itu Sekda Bengkalis Ersan Saputra menegaskan meskipun terjadi penonaktifan BPJS PBI untuk pelayanan kesehatan tetap bisa diakses oleh masyarakat yang terdampak.
"Kita tetap memberikan pelayanan kepada mereka yang terdampak penonaktifan BPJS PBInya, terutama untuk rujukan berobat di RSUD. Dua rumah sakit kita, baik RSUD Bengkalis maupun RSUD Mandau ataupun RSUD Rupat," terangnya.
Untuk itu pihaknya meminta masyarakat jangan ragu untuk berobat, meskipun BPJS BPI non aktif.
Kalau ada kendala segera menghubungi kontak person di RSUD ataupun Dinas Kesehatan.
( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)