Dubes Iran Ungkap Harapan Temui Presiden Prabowo, Singgung Inisiatif Mediasi Perang
Acos Abdul Qodir April 06, 2026 09:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan harapan besar untuk dapat melakukan pertemuan resmi dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Keinginan ini muncul setelah Boroujerdi melakukan serangkaian kunjungan silaturahmi ke sejumlah tokoh bangsa dan mantan pemimpin RI, seperti Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Tentu saya akan merasa sangat terhormat apabila bisa bertemu dengan Yang Mulia Bapak Prabowo Subianto. Saya juga menyadari dan memahami bahwa beliau memiliki kesibukan yang luar biasa sebagai Presiden Republik Indonesia,” kata Boroujerdi.

Boroujerdi menjelaskan bahwa rangkaian pertemuannya dengan para tokoh nasional Indonesia dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan moral yang diberikan terhadap situasi sulit yang tengah dihadapi Iran. 

Beberapa tokoh tersebut, menurutnya, telah mengirimkan surat belasungkawa resmi serta ucapan selamat atas penentuan kepemimpinan baru di Iran di tengah situasi perang.

“Bagi saya selaku Duta Besar, saya merasa wajib untuk mendatangi mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kami atas posisi yang telah diambil. Saya akan menindaklanjuti untuk mengatur pertemuan dengan Bapak Presiden,” jelasnya.

Baca juga: Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Anggaran Diklaim Aman

Pesan untuk Presiden Prabowo

Ketika berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo, Dubes Boroujerdi telah menyiapkan pesan khusus.

Salah satu poin utamanya adalah mengenai inisiatif Prabowo yang menawarkan diri untuk menjadi mediator perdamaian.

“Yang Mulia Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah mengumumkan keinginan beliau untuk melakukan mediasi antara kami dan pihak yang melakukan invasi terhadap negara kami, di mana saya ingin menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut,” ungkap Boroujerdi.

Ia juga ingin menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sikap resmi pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo yang telah memberikan simpati atas syahidnya Pemimpin Agung Iran sebelumnya.

Posisi Indonesia di Dunia

Bagi Iran, posisi Indonesia dalam peta politik dunia saat ini sangatlah krusial. Boroujerdi menilai suara Indonesia sangat menentukan dalam upaya menghentikan apa yang ia sebut sebagai ‘perang yang tidak seimbang’.

“Indonesia merupakan negara yang kuat dan negara yang penting. Tentu posisi Indonesia sangat menentukan dalam perang yang tidak seimbang ini yang sedang dirasakan oleh negara kami,” tuturnya.

Ikatan Emosional Sesama Muslim

Di mata pemerintah Iran, Indonesia bukan sekadar rekan diplomatik, melainkan memiliki ikatan emosional sebagai sesama negara muslim.

“Bagi kami, Indonesia merupakan negara sahabat, negara saudara, dan juga negara muslim yang mana dukungan dan support-nya sangat menentukan,” jelas Dubes Boroujerdi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.