Wapres Gibran Tinjau UPTD SD Inpres Kaniti dan Lahan Agroeduwisata, Apresiasi Peran Anak Muda
Oby Lewanmeru April 06, 2026 11:19 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, Senin (6/4), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang. 

Dua lokasi utama yang dikunjungi Wapres Gibran adalah SD Inpres Kaniti di Desa Kaniti, Kecamatan Kupang Tengah, dan lahan Agroeduwisata Mata Air di lahan Sinode GMIT di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.

Di UPTD SD Inpres Kaniti, Wapres melihat perkembangan pembangunan sekolah yang sebelumnya kondisinya memprihatinkan.

Saat berkunjung pada 2025 lalu, sekolah ini masih berupa tanah dan atapnya hampir roboh. Kini, berkat bantuan dari pemerintah, sekolah tersebut telah berdiri dengan bangunan yang layak.

Baca juga: Agroeduwisata Mata Air, Inisiatif Sinode GMIT Bangun Kemandirian Pangan Jemaat

"Sekolah ini tahun lalu saya kunjungi masih tanah semua, atapnya mau roboh, tapi ini tadi kita kunjungi bersama Pak Gubernur, sekolahnya sudah baik, sudah terbangun. Ya moga-moga ke depan anak-anaknya makin rajin, makin semangat belajar," ujar Wapres Gibran.

Gedung UPTD SD Inpres Kaniti sendiri dibangun atau direhabilitasi oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan dana bantuan pemerintah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp2.042.283.609,00.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.

Setelah itu, rombongan Wapres melanjutkan kunjungan ke Desa Mata Air, untuk melihat langsung pengelolaan lahan agroeduwisata yang dikembangkan oleh Sinode GMIT. 

Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kerja sama antara pemerintah dan gereja dalam mengoptimalkan potensi lahan menjadi kawasan pertanian dan agroeduwisata, terutama melibatkan kaum muda.

"Saya senang di Desa Mata Air sini karena ini melibatkan anak-anak muda. Tapi saya lihat bantuan asistannya masih kurang, nanti kita coba list lagi kekurangannya, karena kita tidak ingin hasil panen yang sudah melimpah itu terbuang. Kita akan bantu dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen. Tapi saya titip, Pak Pendeta, semua pengurus gereja, tokoh-tokoh agama, warga Desa Mata Air, tetap fokus di kegiatan positif ini," jelas Wapres.

Wapres Gibran juga menekankan pentingnya peran generasi milenial dalam pertanian, sesuai program nasional swasembada pangan dan energi.

Ketua Kelompok Tani Sulamanda, Matheus Ukat, menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan Wapres. 

"Kami merasa dihargai dan mendapat semangat baru. Kehadiran Pak Wapres membuat kami lebih termotivasi untuk terus mengelola lahan ini, apalagi melibatkan anak-anak muda di setiap kegiatan pertanian," ujar Matheus

Kunjungan ini turut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Bupati Kupang, Yosef Lede, Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pendeta Semuel Pandie, dan jajaran pimpinan Sinode GMIT.

Dengan adanya kunjungan ini, Wapres berharap pembangunan pendidikan dan pengembangan pertanian di Kabupaten Kupang terus mendapat perhatian, serta generasi muda makin terdorong berperan aktif. (nov)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.