Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menghadiri Ibadah Paskah Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Tahun 2026 bersama Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, anggota PGI, serta Majelis Pekerja Harian Jemaat GPM Suli Banda,di Gereja Sola Scriptura, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, pada Senin (6/4/2026).
"Kebangkitan Kristus Memberdayakan Gereja, Rumah Tangga Semakin Beriman dan Sejahtera" menjadi tema Paskah.
Ibadah berlangsung khidmat dengan kehadiran sosok pemimpin dan panutan masyarakat Maluku itu.
Gubernur Maluku menyampaikan perayaan paskah merupakan peristiwa iman yang dirasakan oleh seluruh umat.
Masyarakat harus memiliki makna, arah tujuan hidup dan harapan baru bagi umat terutama yang merayakan.
Menurutnya, kebangkitan Kristus, bukan sekadar kemenangan atas kematian, tetapi juga menjadi sumber kekuatan untuk memperbaharui umat.
Orang nomor satu Maluku itu mengajak masyarakat untuk menumbuhkan iman dimulai dari keluarga untuk memupuk nilai kejujuran, kasih dan tanggung jawab.
“Dari keluarga, nilai kejujuran, kasih, dan tanggung jawab ditanamkan. Gereja membimbing, pemerintah memastikan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan yang layak bagi setiap keluarga,” ujarnya di hadapan umat.
Baca juga: Bupati SBT Tegaskan Usulan Musrenbang Harus Prioritas dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Baca juga: DPRD Dorong Pembangunan Feri Teluk Dalam di Malteng Lewat Dana APBN
Gubernur mengingatkan tiga pesan penting Paskah tuk Masyarakat Maluku yakni :
1. Kebangkitan Kristus mengajak umat menata kembali keluarga sebagai fondasi pembangunan. Sehingga masyarakat Maluku menjadi kuat dan sejahtera.
2. Kebangkitan Kristus memberikan dorongan bagi umat untuk bangkit secara ekonomi melalui kerja keras, kejujuran, dan semangat saling menolong. Serta mampu bertumbuh ditengah tantangan global.
3. Kebangkitan Kristus memanggil umat untuk menghadirkan kehidupan sosial yang damai, rukun, dan penuh persaudaraan. Pemerintah dan gereja, juga memiliki peran yang sama sebagai pelayan masyarakat untuk menghadirkan rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan.
“Dengan semangat kebangkitan ini, marilah kita melangkah dengan santun, bekerja dengan tulus, dan melayani dengan hati. Par Maluku pung bae,” tegas Gubernur.
Ia berharap damai sejahtera Kristus yang bangkit senantiasa menyertai seluruh keluarga serta memampukan umat menjadi terang dan garam bagi dunia.
Turut hadir dalam ibadah tersebut Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota MPH Sinode GPM, pimpinan Klasis GPM, pimpinan Departemen dan Badan Non Departemen, para pimpinan yayasan di lingkup Sinode GPM, Asisten dan pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
Selanjutnya Ketua dan Anggota MPK Klasis GPM Pulau-Pulau Banda, Pendeta Yan Matatula selaku pemimpin ibadah; Ketua Majelis Jemaat Sola Scriptura; para pendeta, penatua, diaken, serta seluruh warga Jemaat Sola Scriptura. (*)