Lagi, Banjir Bandang Terjang Aceh Tengah, Dua Jembatan Ambruk dan Sejumlah Kampung Terisolir
Mawaddatul Husna April 06, 2026 10:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Banjir bandang melanda Kabupaten Aceh Tengah pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir bandang terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Silih Nara dan Kecamatan Ketol. 

Di Kecamatan Silih Nara, banjir menerjang Kampung Terang Engon, sementara di Kecamatan Ketol terjadi di Kampung Burlah.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua jembatan darurat yang sebelumnya dibangun pascabencana hidrometeorologi ambruk diterjang arus deras. 

Jembatan tersebut berada di Kampung Burlah, Kecamatan Ketol, dan Kampung Terang Engon, Kecamatan Silih Nara.

Babinsa Desa Burlah, Agus, menyebutkan banjir bandang terjadi akibat meluapnya Sungai Wih Jernih.

“Kondisi banjir bandang, air sungai dari Wih Jernih meluap, jembatan darurat Burlah hanyut,” ujarnya.

Ia menambahkan, jembatan gantung di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman. 

Namun, akses menuju jembatan tersebut tidak dapat dilalui karena badan jalan terendam aliran air dari sungai.

“Jembatan gantung aman, cuma jalan menuju ke jembatan gantung dialiri air dari Sungai Wih Jernih sehingga tidak bisa dilewati,” tambahnya.

Sejumlah Kampung Terisolir

Akibat kejadian ini, empat kampung di Kecamatan Ketol kembali terisolir karena akses jembatan penghubung terputus. 

Sementara di Kecamatan Silih Nara, satu kampung juga terisolir setelah jalan dan jembatan mengalami kerusakan dan miring akibat terjangan banjir.

Meski demikian, hingga laporan terakhir tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Aceh Tengah telah mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan penanganan di lokasi serta mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan. 

Selain itu, dua unit alat berat juga diturunkan untuk mendukung upaya penanganan.

Hingga sekitar pukul 19.40 WIB, hujan deras masih mengguyur wilayah tersebut dan debit air dilaporkan masih tinggi. (*)

Baca juga: Hujan Deras Guyur Takengon, Jalan Protokol Yos Sudarso di Blang Kolak Dua Tergenang Banjir

Baca juga: Sungai Dangkal Picu Luapan di Wih Porak, Adi Jablay: Normalisasi Bukan Lagi Pilihan Tapi Kebutuhan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.