TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bagi pencinta hewan peliharaan, tentu memelihara kucing adalah hal yang menyenangkan.
Di balik semua kerumitan dalam memelihara, seperti harus membeli dan menyiapkan makan untuknya, membersihkan kotoran ataupun kekacauan-kekacauan lain yang dibuat oleh kucing.
Akan tetapi, masih ada banyak orang yang betah untuk memelihara hewan peliharaan satu ini.
Pasalnya, selain kucing bisa menjadi teman untuk bermain di rumah, ternyata memelihara kucing memiliki beberapa manfaat lain tidak terduga untuk kesehatan
Meski tak bisa dibilang mudah, namun ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari memelihara kucing di rumah, baik secara fisik maupun mental.
Memelihara kucing memberikan banyak manfaat, mulai dari kesehatan fisik, mental, hingga sosial. Tidak heran jika banyak orang tetap memilih kucing sebagai teman di rumah.
Baca juga: Ibu Hamil Boleh Pelihara Kucing? Ini Fakta Medis soal Risiko Toksoplasmosis yang Perlu Diketahui
Berikut ini 13 manfaat memelihara kucing berdasarkan studi ilmiah.
Manfaat memelihara kucing yang pertama adalah mampu menurunkan stres. Menurut penelitian, memelihara kucing juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular atau jantung.
Studi tersebut menemukan bahwa orang-orang yang memelihara kucing memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke yang lebih kecil.
Para peneliti dari University of Missouri, Amerika Serikat menemukan bahwa interaksi sosial anak penderita autisme dapat membaik saat dikelilingi hewan peliharaan.
Dalam studi itu, hampir separuh dari total keluarga yang diteliti memiliki kucing peliharaan. Orang tua anak-anak itu pun melaporkan adanya ikatan kuat yang terbentuk antara anak-anak dengan hewan peliharaannya.
Peneliti dari Research Center for Human-Animal Interaction, Gretchen Carlisle mengatakan bahwa anak dengan autisme dapat lebih percaya diri saat bersama hewan peliharaan.
"Jenis keterampilan sosial ini biasanya sulit bagi anak-anak penderita autisme. Akan tetapi, studi ini menunjukkan kepercayaan diri anak akan lebih besar bila hidup bersama hewan peliharaan," ujar Gretchen.
Kucing kerap mengeluarkan suara seperti mendengkur atau purring yang berarti ia sedang bahagia.
Suara dengkuran kucing juga bermanfaat untuk menyembuhkan nyeri tulang dan otot manusia. Frekuensi getaran dengkuran kucing yang berada pada kisaran 20-140 Hz itulah yang membuat manfaat tersebut ada.
Studi pun menunjukkan bahwa frekuensi getaran antara 18-35 Hz memiliki efek positif pada persendian setelah cedera.
Asisten profesor di School of Veterinary Medicine, University of California, Leslie A Lyons mengatakan, bagi sejumlah orang, dengkuran kucing dapat membantu menyembuhkan nyeri otot dan tulang.
"Kaitan antara frekuensi dengkuran kucing dan penyembuhan (nyeri) otot dan tulang dapat membantu bagi sejumlah orang," ujar Leslie.
Riset yang dipimpin oleh peneliti hewan peliharaan, June Nichols, menemukan bahwa perempuan cenderung lebih tertarik kepada pria yang memiliki hewan peliharaan.
90 persen perempuan lajang yang mengikuti survei juga menganggap pria yang memelihara kucing cenderung lebih baik dan penyayang.
Memelihara kucing juga mampu membantu anak-anak terhindar dari risiko sejumlah penyakit, seperti infeksi, alergi, dan gangguan pernapasan.
Penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki kontak dengan kucing dan anjing memiliki sistem daya tahun tubuh yang lebih baik, khususnya terhadap gangguan pernapasan.
Studi juga menemukan, anak-anak yang terpapar alergen kucing memiliki daya tahan tubuh lebih baik.
Anak-anak yang telah bersentuhan dengan kucing di usia awalnya, memiliki risiko lebih kecil untuk mengembangkan alergi.
Survei yang dilakukan Cats Protection terhadap 600 responden yang separuhnya memiliki masalah kesehatan mental membuktikan, 87 persen responden yang memelihara kucing merasakan efek positif pada kehidupan mereka.
Sebanyak 76 persen responden juga menyatakan bahwa memelihara kucing membuat mereka jadi lebih mudah mengatasi stres.
Studi yang dilakukan para peneliti di Indiana University Bloomington terhadap 7.000 orang menemukan bahwa menonton video kucing bisa meningkatkan emosi dan energi positif, serta menurunkan perasaan negatif.
Asisten profesor di Indiana University Bloomington, Jessica Myrick menerangkan, menonton video kucing juga bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental banyak orang.
"Beberapa orang mungkin berpikir menonton video kucing secara online bukan topik serius untuk riset akademik, tetapi faktanya itu adalah penggunaan internet paling populer saat ini," kata Jessica.
Interaksi dengan kucing, seperti membelai atau bermain, dapat membantu menenangkan pikiran dan menurunkan tingkat stres.
Kucing bisa menjadi sahabat yang mengurangi rasa kesepian, terutama bagi orang yang tinggal sendiri.
Merawat kucing (memberi makan, membersihkan kandang, menjaga kesehatan) membantu meningkatkan rasa tanggung jawab.
Tingkah lucu dan menggemaskan kucing sering membuat pemiliknya lebih bahagia dan terhibur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memiliki hewan peliharaan seperti kucing dapat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
Kucing secara alami adalah pemburu, sehingga bisa membantu mengurangi tikus atau serangga di rumah.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!