jumlah KDKMP sekitar 83 ribu unit itu di antaranya sekitar 34 ribu sampai 35 ribu tengah dilakukan pembangunan gerai

Lebak (ANTARA) - Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah memastikan Koperasi Desa (Kopdes ) Merah Putih yang kini tengah berjalan mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

"Kita optimistis Kopdes Merah Putih dapat membangkitkan ekonomi masyarakat desa, terlebih masyarakat desa kaya dengan segala potensi yang ada,dan ini kesempatan mereka berdaya dan berdaulat untuk mengelola desa masing-masing," kata Farida saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lebak, Senin.

Kementerian Koperasi untuk mensukseskan Kopdes Merah Putih sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 dan 17, kini tengah berjalan pembangunan fisik, seperti gerai, pergudangan dan kelengkapan lainnya yang dilakukan PT Argrinas Pangan Nusantara (Persero), termasuk pengadaan kendaraan.

Persiapan yang dilakukan Kemenkop memprioritaskan pembangunan Kopdes Merah Putih, karena ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu juga pihaknya melakukan pendampingan dengan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Saat ini, kata dia, pembentukan KDKMP sudah selesai dan yang Berbadan Hukum ada 83 ribu sekian, termasuk kepengurusannya.

"Sekarang hari ini KDKMP di antaranya ada yang sudah berlangsung menjalani bisnis secara mandiri," kata Farida.

Menurut dia, jumlah KDKMP sekitar 83 ribu unit itu di antaranya sekitar 34 ribu sampai 35 ribu tengah dilakukan pembangunan gerai, pergudangan dan kelengkapan lainnya yang dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Bahkan, proses pembangunan KDKMP itu ada yang sudah mencapai 20 persen,50 persen hingga 70 persen.

Pihaknya juga minta warga cek Kopdes di Lebak berapa yang sudah selesai dan belum, namun data terakhir saat rapat koordinasi pembangunan KDKMP yang sudah selesai 100 persen ada sekitar 3.000 unit.

"Kita persiapan tahapan pembangunan KDKMP sedang berjalan dan bila seluruhnya selesai 100 persen, nantinya ada operasionalisasi pengisian kelengkapan , pengisian barang yang dijual, penghidupan penetapan personalia , termasuk jumlah yang dipekerjakan sambil rekrutmen anggota di desa dan kelurahan," kata Politisi PKB.

Manager Kopdes Merah Putih Desa Pondok Panjang Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Aep Saepudin mengatakan, saat ini binaan koperasi yang dikelolanya itu sudah memiliki anggota 294 orang dan sebagian besar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Mereka pelaku UMKM itu memproduksi emping kaceprek, gula aren, sale pisang dan bakso ikan, karena di daerahnya terdapat bahan baku melimpah.

Bahkan, produksi gula aren itu dipasok ke sejumlah daerah di Jawa Timur dan bisa menggulirkan perputaran uang Rp400 juta jika dikalkulasikan Rp40 ribu per kilogram dari produksi 10 ton per bulan itu.

"Kami optimistis KDMP dapat menumbuhkan ekonomi desa, sekaligus bisa menghapus kemiskinan ekstrem," katanya.