Speedboat Tabrak Tiang Mercusuar di Perairan Geser, Tiga Warga Desa Tobo Berhasil Dievakuasi
Fandi Wattimena April 07, 2026 08:52 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kecelakaan laut dialami tiga warga Desa Tobo, Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), setelah speedboat yang mereka tumpangi menabrak tiang mercusuar di Perairan Geser, Senin (6/4/2026).

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. 

Ketiga penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski sempat terombang-ambing di laut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.25 WIT, saat Arifin Wakano bersama dua rekannya bertolak dari Pelabuhan Geser menuju Desa Tobo menggunakan speedboat fiber.

Namun nahas, saat baru menempuh jarak sekitar 350 meter dari bibir pantai, speedboat yang dikemudikan Arifin menabrak tiang pal menara mercusuar yang telah roboh.

“Tiang mercusuar tersebut sudah roboh, namun ujungnya masih muncul ke permukaan laut dan hampir tidak terlihat, sehingga ditabrak oleh speedboat,” ujar Koptu Indarto salah satu sumber di lapangan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 7 April 2026: Pagi Hingga Sore Berawan, Malam Hujan Ringan

Baca juga: Tanpa Akses, Tanpa Bantuan: Warga Manusela Gotong Royong Bangun Sekolah Sendiri

Akibat benturan tersebut, badan speedboat mengalami kerusakan parah hingga robek hingga akhirnya tenggelam.

Sekitar pukul 14.50 WIT, warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke aparat Koramil 1502-04/Geser.

Mendapat laporan itu, Koptu Indarto bersama rekannya langsung bergerak menuju pelabuhan dan berkoordinasi dengan kapal ikan yang sedang berlabuh untuk membantu proses evakuasi.

“Begitu mendapat laporan dari masyarakat, anggota langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan nelayan untuk menuju lokasi kejadian,” pungkasnya.

Sekitar pukul 15.25 WIT, tim gabungan bersama sejumlah anak buah kapal (ABK) bertolak ke lokasi kecelakaan.

Tak lama kemudian, tepatnya pukul 15.30 WIT, ketiga korban berhasil dievakuasi ke atas kapal dalam kondisi selamat.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sekaligus dilakukan penarikan bodi speedboat ke daratan,” tambahnya.

Adapun identitas korban masing-masing yakni Arifin Wakano (35), seorang wirausaha yang bertindak sebagai motoris, kemudian Asis Madaul (37) dan Gafur Faud (39), yang keduanya berprofesi sebagai petani.

Akibat kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. 

Namun kerugian materiil berupa kerusakan pada speedboat fiber yang sobek dan sempat tenggelam.

“Untuk korban nihil, namun speedboat mengalami kerusakan dan sempat tenggelam. Mesin masih dalam kondisi aman, hanya barang bawaan yang hanyut,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.