TRIBUNGORONTALO.COM – Masyarakat di wilayah Provinsi Gorontalo diimbau untuk menyiapkan payung serta jas hujan saat beraktivitas di luar rumah hari ini, Selasa (7/4/2026).
Peringatan ini menyusul deteksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terhadap munculnya titik sirkulasi siklonik yang terpantau tepat berada di wilayah Laut Sulawesi.
Kondisi atmosfer tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan angin yang memanjang di sekitar utara Sulawesi, sehingga potensi pertumbuhan awan hujan meningkat signifikan.
Prakirawan BMKG, Bintari, menjelaskan bahwa dinamika atmosfer ini tidak hanya berdampak pada cuaca lokal, tetapi juga memengaruhi pola cuaca di sejumlah wilayah besar lainnya di Indonesia.
"Berdasarkan pantauan terkini, sirkulasi siklonik terbentuk di beberapa titik strategis, termasuk di Laut Sulawesi dan Laut Banda," ungkap Bintari dalam siaran resmi BMKG, Senin (6/4).
Khusus untuk wilayah Kota Gorontalo, BMKG memprakirakan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan yang dapat terjadi sepanjang hari ini.
Meskipun masuk dalam kategori ringan, keberadaan sirkulasi siklonik di perairan utara (Laut Sulawesi) membuat kondisi cuaca bersifat fluktuatif dan mudah berubah sewaktu-waktu.
Warga diminta waspada terhadap dampak sekunder dari hujan, seperti jalanan yang licin serta penurunan jarak pandang saat berkendara di wilayah pesisir.
Selain Laut Sulawesi, daerah konvergensi dan konfluensi ini juga terdeteksi memanjang hingga ke perairan barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Lampung, hingga ke Laut Jawa.
BMKG pun memperluas status kesiapsiagaan di 13 wilayah lainnya di Indonesia, mengingat sirkulasi ini memicu cuaca ekstrem di beberapa titik di Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
Baca juga: Lowongan Kerja Gorontalo 7 April 2026: Upah Mulai Rp 4 Juta, Terbuka untuk Lulusan SMA
Selain Gorontalo, BMKG merinci delapan provinsi yang menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat:
Sumatera Utara
Lampung
Jawa Barat
Jawa Timur
Sulawesi Tengah
Maluku
Papua Selatan
Papua Pegunungan
Berdasarkan data BMKG, berikut rincian cuaca untuk beberapa kota besar di Indonesia:
Hujan Petir & Petir: Palu, Kendari, Jayapura, Jayawijaya, dan Nabire.
Hujan Sedang: Medan, Serang, Bandung, Palangkaraya, Tanjung Selor, Mataram, Mamuju, dan Merauke.
Hujan Ringan: Aceh, Pekanbaru, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Gorontalo, Ambon, hingga Manokwari.
Berawan Tebal: Bengkulu, Manado, dan Ternate.
Terbentuknya cuaca ini dipicu oleh sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan perairan utara Aceh.
Kondisi ini menciptakan daerah pertemuan angin (konvergensi) yang juga memanjang di daratan Jambi, Kalimantan Tengah, hingga ke wilayah pegunungan Papua.