SURYA.CO.ID, SURABAYA - Bus Trans Jatim kembali melakukan inovasi besar dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Jawa Timur (Jatim). Layanan transportasi massal tersebut, kini merambah sektor logistik.
Mulai pekan ini, Bus Trans Jatim resmi membuka layanan ekspedisi barang yang menjangkau wilayah aglomerasi Gerbangkertasusila. Layanan ini menjadi solusi pengiriman barang yang cepat dan terjangkau.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengungkapkan bahwa layanan ini diberi nama Transjatim Ekspedisi atau disingkat Tradisi. Fokus utamanya adalah mendukung distribusi barang milik masyarakat luas.
“Layanan ini diharapkan dapat membantu menekan inflasi harga barang di wilayah Gerbangkertasusila, menghemat penggunaan BBM di sektor logistik, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM,” ujar Nyono kepada SURYA.co.id di Surabaya, Rabu (7/4/2026).
Untuk tahap awal, Tradisi menerapkan sistem pool to pool. Artinya, setiap proses pengiriman maupun pengambilan barang wajib dilakukan melalui terminal-terminal yang dilintasi armada Bus Trans Jatim.
“Pengiriman dan pengambilan barang bisa dilakukan di tujuh terminal,” jelas Nyono.
Saat ini, terdapat tujuh terminal utama yang telah siap melayani pengiriman paket melalui layanan Tradisi, antara lain:
Terkait biaya, masyarakat hanya dikenakan tarif Rp 2.500 per kilogram (kg) untuk satu koridor. Estimasi waktu sampai berkisar satu hingga dua hari saja, tergantung pada jarak lokasi tujuan pengiriman.
Kabar baiknya, Dishub Jatim memberikan promo gratis ongkir selama sepekan pertama operasional. Masa promo ini berlaku mulai tanggal 6 April hingga 12 April 2026 sebagai bentuk sosialisasi kepada publik.
Prosedur pengiriman barang sangat mudah. Masyarakat cukup mendatangi terminal yang ditunjuk dengan membawa identitas diri serta data penerima yang lengkap dan akurat.
Pastikan paket telah dikemas secara aman dan rapi. Setelah membayar, pengirim akan menerima nomor resi yang wajib dibagikan kepada penerima untuk syarat pengambilan barang di terminal tujuan.
“Selain itu, posisi paket juga dapat dipantau melalui aplikasi Trans Jatim Ajaib dengan memasukkan nomor resi pada fitur Tradisi,” jelas Nyono.
Wilayah Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) merupakan pusat ekonomi terbesar di Jawa Timur. Saat ini Bus Trans Jatim telah melayani tujuh koridor utama:
Dishub Jatim berkomitmen untuk terus mengevaluasi layanan Tradisi. Jika respons masyarakat positif, layanan ini akan diperluas ke wilayah Malang Raya dengan kemungkinan skema pengantaran langsung ke alamat penerima.