SAR Mataram Gunakan Drone Thermal Cari Remaja Terseret Arus di Saluran Air Terjun Temburun Nanas
Idham Khalid April 07, 2026 01:20 PM

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Drone diterjunkan untuk mencari Heri Saputra (16), remaja asal Dusun Bagik Dapol, Desa Mertak, Lombok Tengah, yang hilang terseret air bah di kawasan Air Terjun Temburun Nanas, Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari.

Upaya ini dilakukan Tim SAR gabungan yang memasuki hari kedua pencarian pada Selasa (7/4/2026).

Tim dari Kantor SAR Mataram memperluas area pencarian dengan memanfaatkan pemantauan udara menggunakan drone di sepanjang aliran sungai.

Sementara itu, personel lainnya melakukan penyisiran manual dari titik awal korban terseret hingga ke muara di Bendungan Meninting.

Koordinator Lapangan SAR, Dewa Gede Kerta, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, mengatakan seluruh potensi SAR dikerahkan untuk memaksimalkan pencarian.

“Untuk mengoptimalkan pemantauan terutama di medan yang sulit dijangkau, kami merencanakan penggunaan drone thermal guna melakukan pemetaan udara dan pencarian visual dari ketinggian,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca juga: Temuan Benda Asing di Perairan Gili Trawangan, Label CSIS Mirip Perusahaan China Jadi Sorotan

Ia menjelaskan, kondisi alam menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Cuaca yang tidak menentu, debit air yang berubah-ubah, serta arus deras menyulitkan tim di lapangan.

"Kendala kami adalah cuaca yang tidak menentu, debit air yang fluktuatif, arus yang sangat kuat hingga medan sungai yang didominasi bebatuan besar dan licin serta banyaknya jeram," tambahnya.

Peristiwa ini bermula pada Senin (6/4/2026) siang, saat korban bersama rekan-rekannya tengah berwisata di Air Terjun Temburun Nanas.

Secara tiba-tiba, air bah datang dan menyeret dua remaja ke aliran sungai.

Satu korban berhasil diselamatkan, sementara Heri Saputra terbawa arus dan hingga kini belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, TNI-Polri, BPBD Lombok Barat, Damkartan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.