TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pembangunan Stadion Sudiang kini memasuki tahap fisik.
Progres proyek telah masuk pada pengerjaan pondasi bangunan stadion.
Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sulsel, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Iwan, mengatakan saat ini pekerjaan fokus pada pondasi tapak.
“Alhamdulillah sudah pengerjaan fondasi di tribun penonton,” kata Iwan, Selasa (7/4/2026).
Ia menambahkan, pekerjaan lapangan juga terus berjalan.
Seperti peninggian dan pemadatan lahan per segmen.
Proyek Stadion Sudiang menggunakan skema anggaran multiyears 2025–2027.
Targetnya, progres pembangunan mencapai 65 persen pada tahun ini.
Tahapan Pre-Construction Meeting (PCM) dan Mutual Check 0 (MC-0) telah dilalui.
PCM merupakan pertemuan awal sebelum konstruksi dimulai.
Tujuannya untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait kesiapan proyek, strategi pelaksanaan, spesifikasi teknis, dan kepatuhan aturan.
Sementara MC-0 adalah penghitungan ulang volume pekerjaan.
Proses ini menyesuaikan gambar rencana dengan kondisi lapangan.
Dengan demikian, kontraktor memperoleh volume riil pekerjaan.
Hasilnya dituangkan dalam laporan mutual check awal.
Pada tahap awal MC-0, surveyor melakukan koordinasi dan mempelajari gambar rencana kerja.
Selanjutnya, ditetapkan jadwal survei lapangan.
Survei ini bertujuan membandingkan kondisi lapangan dengan desain rencana.
Hasilnya menjadi dasar penyusunan gambar kerja dan addendum kontrak.
Seluruh uraian pekerjaan tercantum dalam dokumen kontrak.
Mulai dari identitas proyek, nama paket pekerjaan, lokasi, hingga pihak terkait.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Suherman, mengatakan pekerjaan dilakukan oleh kontraktor pemenang tender.
“Pemerataan lahan merupakan bagian dari tahapan awal sebelum pembangunan fisik dimulai,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
PT Waskita Karya menjadi pemenang tender pembangunan stadion.
Nilai penawarannya mencapai Rp637,15 miliar.
Sementara lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan dengan nilai Rp8,27 miliar.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan lahan seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang.
Sebanyak 7 hektare digunakan untuk bangunan stadion.
Sisanya untuk fasilitas penunjang.
Stadion ini dirancang berkapasitas 27 ribu penonton dengan kursi single seat.
KemenPU menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp674,9 miliar.
Rinciannya, tahun 2025 sebesar Rp96,04 miliar.
Tahun 2026 sebesar Rp454,98 miliar.
Dan tahun 2027 sebesar Rp123,92 miliar.
Jangka waktu pelaksanaan proyek selama 540 hari kalender.
Terhitung sejak Surat Perintah Mulai Kerja hingga serah terima pertama.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz