TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemkab Tana Tidung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, salah satunya melalui pemenuhan tenaga dokter spesialis di daerah.
Upaya tersebut dilakukan seiring dengan peningkatan fasilitas Rumah Sakit, yang dinilai harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga medis yang memadai, khususnya dokter spesialis.
Kepala Dinkes)Tana Tidung, Mohammad Sarif mengatakan, mendatangkan dokter spesialis ke daerah bukan hal yang mudah karena membutuhkan berbagai persiapan pendukung.
“Fasilitasnya kita ada seperti rumah dinas, operasional kendaraan, dan insentif dari pemerintah untuk dokter-dokter spesialis yang bertugas di Tana Tidung,” ujar Sarif kepada Tribun kaltara.con, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Dokter Spesialis Penyakit Dalam Resmi Pimpin KKSS Tarakan Kalimantan Utara
Ia menjelaskan, saat ini baru satu dokter spesialis yang bergabung, yakni dokter spesialis saraf, dari total kebutuhan yang sebelumnya diusulkan sebanyak empat dokter spesialis.
Menurutnya, kehadiran dokter tersebut diharapkan menjadi langkah awal atau pilot project dalam upaya pengembangan tenaga kesehatan di Tana Tidung ke depan.
“Alhamdulillah sudah datang, minggu ini dokternya sudah bisa mulai bergabung di RSUD Akhmad Berahim bersama teman-teman lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sarif mengungkapkan bahwa pemenuhan dokter spesialis dilakukan melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) yang diusulkan pemerintah daerah ke pemerintah pusat.
Baca juga: Dinkes Tana Tidung Ajukan 9 Dokter Spesialis ke Kemenkes, Siapkan SDM di RSUD Akhmad Berahim
Namun demikian, realisasi penempatan dokter spesialis sangat bergantung pada jumlah pendaftar dalam program tersebut di Kementerian Kesehatan.
“Soalnya kan tergantung lagi dari dokternya, kalau mereka daftar melalui PGDS di Kementerian Kesehatan dan sesuai usulan kita, bisa kita dapat, tapi kalau pendaftarnya kurang dan tidak ada kita tunggu saja,” ungkapnya.
Ia berharap, meskipun saat ini baru satu dokter spesialis yang terpenuhi, pemerintah daerah akan terus berupaya mencari solusi agar kebutuhan tenaga medis tersebut dapat segera terpenuhi.
“Harapannya tentu kita tidak berhenti di sini, berbagai upaya akan terus dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti