Banjir Putuskan Jembatan Darurat Burlah Aceh Tengah, Warga Terpaksa Lewati Jembatan Gantung
Rizwan April 07, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

Tribungayo.com, Takengon - Banjir bandang melanda Kabupaten Aceh Tengah pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan jembatan darurat Berawang Gajah yang sebelumnya dibangun pascabencana hidrometeorologi kembali ambruk diterjang arus deras. 

Babinsa Desa Burlah, Serda Agus dari Koramil 09/Ketol Kodim 0106/Aceh Tengah, menyebutkan banjir bandang terjadi akibat meluapnya Sungai sehingga menghanyutkan jembatan darurat yang sudah dibangun.

“Kondisi banjir bandang, air sungai dari Wih Jernih meluap, jembatan darurat Burlah hanyut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian tadi malam, debit air sungai sangat deras hingga meluap dan memutus akses utama warga. 

Kondisi tersebut membuat arus transportasi lumpuh, terutama untuk kendaraan roda empat menuju 4 desa yaitu Desa Burlah,Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, Desa Bintang Pepara.

Meski demikian, jembatan gantung di lokasi tersebut masih dalam kondisi aman dan kini dimanfaatkan warga sebagai satu-satunya akses penghubung.

Jembatan tersebut juga dapat dilalui dengan kendaraan roda dua.

“Saat ini masyarakat masih bisa melewati jembatan gantung untuk menyeberang, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dari Desa Burlah menuju Desa Kala Ketol,” kata Agus.

Namun, akses menuju jembatan gantung sempat tidak dapat dilalui karena badan jalan terendam aliran air sungai pada saat banjir terjadi.

Akibat kejadian ini, sejumlah kampung di Kecamatan Ketol sempat terisolir karena putusnya jembatan penghubung. 

Warga pun harus memanfaatkan jalur alternatif dengan kondisi terbatas.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian.

BPBD Kabupaten Aceh Tengah telah mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) serta menurunkan alat berat guna penanganan di lapangan. 

Hingga Senin malam sekitar pukul 20.40 WIB, hujan masih mengguyur dan debit air dilaporkan masih tinggi. (*)

Baca juga: Banjir dan Longsor di Aceh Tengah: Ini Daftar Kampung yang Terdampak

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.