- Hizbullah melancarkan serangan mendadak.
Memaksa mundur hingga menghentikan laju pasukan Israel di dekat sungai Litani.
Mengutip Al Mayadeen pada (7/4), hal ini merupakan laporan dari sumber media Israel pada Selasa (7/4/2026) waktu setempat.
Lebih tepatnya, media Israel melaporkan bahwa Hizbullah melakukan penyergapan besar di antara Mhaysibat (Taybeh) dan Qantara (Baydar al-Nahr).
Menewaskan satu tentara Israel dan melukai sekira 20 lainnya.
Sehingga, memaksa pasukan Israel mundur sepenuhnya dari zona tersebut.
Serangan mendadak itu menggagalkan upaya pasukan Israel menyeberangi sungai.
Juga, menghentikan misi sensitif dan rencana perluasan operasi di luar Sungai Litani.
Menurut Channel 15 Israel, pasukan yang menjadi sasaran adalah pasukan gabungan dari Batalyon 890 Brigade Parasut dan unit elit Yahalom.
Di mana, mereka yang harusnya dikerahkan dalam misi kritis merebut wilayah seberang sungai menuju Qantara.
Operasi yang dipersiapkan sekitar 36 jam itu melibatkan perlengkapan teknik lengkap.
Termasuk alat jembatan, buldoser lapis baja, dan perahu karet untuk mendukung penyeberangan.