TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT - Sejumlah pejabat negara termasuk menteri sudah tiba di Sulawesi Utara, Selasa 7 April 2026.
Mereka datang untuk menghadiri Paskah Nasional 2026.
Beberapa pejabat di antaranya adalah Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.
Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Direncanakan Tiba di Manado Malam Ini, Hadiri Paskah Nasional
Mereka disambut oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK).
Kedua pejabat negara tersebut tiba di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi sekitar pukul 14.10 WITA dan langsung menuju ruang VVIP bandara.
Di ruang VVIP, Gubernur YSK tampak berbincang santai dengan Mendagri dan Menperkim.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda penting yang akan dihadiri selama kunjungan kerja di Sulawesi Utara dalam beberapa hari ke depan.
Diketahui, agenda Muhammad Tito Karnavian dan Maruarar Sirait di Sulut cukup padat.
Selain menghadiri Paskah Nasional 2026, keduanya juga dijadwalkan melakukan peninjauan usulan lahan pembangunan rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan Mapanget, Kota Manado.
Hashim Tiba di Mando
Hashim Djojohadikusumo tiba di bandara Samratulangi Manado, Sulut, Selasa (7/4/2026) sekira pukul 18.30 Wita.
Adik kandung Presiden Prabowo Subianto ini datang di Manado untuk mengikuti Paskah nasional pada Rabu (8/4/2026) di Pohon Kasih Mega Mas.
Mengenakan batik biru muda bermotif, Hashim tampak senang bisa kembali tiba di daerah asal ibunya.
Senyum lebar ia tebar pada pengurus serta simpatisan Gerinda yang menyambut.
Kedua telapak tangan disatukan di dana sebagai tanda penghormatan.
Hashim disambut Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Kapolda Sulut Irjen Pol Roicke Langie serta Forkopimda lainnya.
Saat berjalan memasuki ruang VIP, Hashim mendadak berhenti.
Dirinya menunjuk ke beberapa orang yang agaknya sudah ia kenal.
Ia kemudian menuju ke arah mereka Dia menyapa hangat, lantas menjabat tangan.
Ia menunjuk ke dada kiri seorang pria.
Di sana terpampang lambang Gerindra.
"Gerindranya mana, oh ini," kata dia.
"Iya dong pak," teriak warga.
Permintaan jabat tangan para pengurus dan simpatisan lainnya ia layani dengan ramah
Warga begitu senang disapa oleh Hashim. (Ren/Art)