TRIBUNNEWS.COM - Arsenal telah dicap sebagai tim yang selalu hampir berhasil di bawah asuhan Mikel Arteta. Tiga musim beruntun di Liga Inggris, tim berjuluk The Gunners itu hanya mampi menjadi yang kedua.
Namun musim ini, gaya permainan yang berkembang membuat mereka unggul sembilan angka dari Man City dalam persaingan gelar Liga Inggris.
Masalahnya bukan itu, meski dengan gaya permainan yang terkadang dipertanyakan, seperti dua gelar melayang dalam dua pekan dan beruntun, Carabao Cup serta Piala FA.
Kini apa yang akan menjadi ujian anak asuh Mikel Arteta adalah soal mentalitas, dan ujian awalnya saat menghadapi Sporting CP di babak perempat final Liga Champions.
Sejak tahun 2020, Arsenal belum pernah memenangkan satu pun trofi besar dalam perjalanan mereka.
Saat inilah, Arteta perlu menunjukkan bahwa kegagalan pada masa sebelumnya bisa mereka perbaiki demi hadiah utama sebagai pemenang.
"Coba pahami betapa sulitnya apa yang telah kita lakukan sampai sekarang," beber Arteta ketika mendapat pertanyaan soal kondisi timnya setelah gagal di Carabao Cup dan Piala FA jelang melawan Sporting CP, dikutip dari BBC.
"Rasakan sakitnya, rasakan emosinya, dan gunakan itu untuk menjadi lebih baik dan berkembang," tambahnya.
Kegagalan tiga musim terakhir ditambah dengan peluang quadruple yang melayang musim ini, Arteta mengatakan timnya 'lebih lapar' dari sebelumnya.
Arsenal yang tersakiti dan terluka siap bangkit dengan segenap rasa yang ada.
"Jika kami memenangkan pertandingan ini (melawan Sporting CP), ini adalah perempat final Liga Champions, tidak ada yang lebih baik dari ini," bebernya.
"Kami telah bekerja sangat keras sepanjang musim untuk mencapai tahap ini dalam kompetisi ini. Kami akan menghadapi lawan yang kami kenal rekam jejaknya dan apa yang telah mereka lakukan," tegasnya.
Pelatih Sporting CP, Rui Borges mengakui dua kekalahan beruntun yang dialami Arsenal di laga terakhir tak akan menyurutkan langkah mereka dengan ambisi.
Justru sebaliknya, itu akan menjadi motivasi tambahan bagi skuad The Gunners untuk menghasilkan perbedaan dan menciptakan sejarah.
"Mereka akan seperti binatang buas yang terluka," kata Rui.
"Mereka akan lebih fokus, lebih bersedia menunjukkan kemampuan kolektif dan individual mereka."
"Itu akan mempersulit kami," sambungnya.
Namun di sisi lain, Rui ingin menciptakan sejarah baru untuk klub asal Portugal itu dengan lolos ke semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
"Kami yakin kami bisa melakukan sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh Sporting," tutupnya.
Pertandingan antara Sporting CP vs Arsenal akan berlangsung di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal pada Rabu (8/4/2026) pukul 02.00 WIB.
(Tribunnews.com/Sina)