TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Upaya penghematan energi listrik yang diinstruksikan Pemerintah Provinsi Riau mulai diterapkan di berbagai instansi, termasuk di Gedung DPRD Riau.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang menekankan pentingnya efisiensi penggunaan energi di lingkungan pemerintahan.
Pantauan di lokasi, penerapan penghematan sudah mulai terlihat sejak sore hari. Sekitar pukul 16.00 WIB, sejumlah lampu di dalam gedung mulai dimatikan, terutama di ruangan rapat yang tidak lagi digunakan.
Selain itu, lampu di lorong-lorong gedung juga turut dipadamkan lebih awal sebagai bagian dari langkah efisiensi yang dijalankan secara bertahap.
Memasuki pukul 18.00 WIB, seluruh lampu di bagian dalam gedung DPRD Riau sudah dimatikan.
Kondisi ini berbeda dari sebelumnya, di mana lampu biasanya tetap menyala hingga malam hari meskipun tidak ada aktivitas.
Tak hanya lampu, penggunaan pendingin ruangan (AC) juga mulai dibatasi.
Baca juga: Alasan Faktor Keamanan, Persidangan Kasus Perusakan Poskotis TNTN Dipindahkan ke Pekanbaru
Baca juga: Hearing DPRD Pelalawan: Dirut PT RSTM dan PT GHS Tak Hadir, Terungkap Ribuan Hektar Lahan Sambu Grup
Perangkat tersebut dimatikan sejak sore hari ketika aktivitas perkantoran mulai berakhir.
Sebelumnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Riau Renaldi bersama petugas Satpol PP telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik di dalam gedung untuk memastikan tidak ada penggunaan listrik yang berlebihan.
Seorang petugas keamanan yang berjaga di gedung DPRD Riau menyebutkan, kebijakan penghematan ini sudah berjalan dalam beberapa hari terakhir, termasuk pemadaman lampu di area luar seperti taman dan halaman saat malam hari.
"Makanya sore sudah mulai gelap, sebagian lampu mulai dimatikan, kalau malam dimatikan total, kecuali kalau ada rapat,"ujar sekuriti tersebut.(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)