TRIBUNNEWS.COM - Peluang pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, bermain di luar negeri atau abroad, khususnya ke Korea Selatan, kembali terbuka.
Dalam beberapa waktu terakhir, wacana Mega kembali ke liga voli negeri ginseng itu semakin mencuat.
Apalagi Megawati baru saja bereuni dengan salah satu rekan setimnya sewaktu dua musim di Red Sparks, Yeum Hye-seon.
Yeum Hye-seon sampai terbang ke Indonesia bersama sang agen untuk menonton Megawati yang tampil di Final Four Proliga.
Baca juga: Media Korea Bocorkan Masa Depan Megawati, Sebut Megatron Berpotensi Balik ke Liga Voli Korea
Namun kedatangkan Yeum ke Indonesia lebih dari itu.
Dikabarkan sang setter juga membujuk Megawati kembali tampil di Korea Selatan.
Megawati sendiri tak menutup kemungkinan kembali ke negeri ginseng.
Ada syarat yang diusung Mega untuk membuka kembali kemungkinan dirinya berkarier di Korea Selatan lagi.
Dikutip dari Naver, Megatron ingin berkarier di Korsel dan berada satu tim dengan seter Yeum Hye-seon.
Pengalaman bermain bersama Yeum di Red Sparks sepertinya benar-benar membekas bagi Mega.
Ia ingin menghidupkan lagi pengalaman dan kenangan bermain bersama sang setter andalan.
Terlepas dari syarat tersebut, jalan Mega ke Korea Selatan sebenarnya cukup terbuka dari segi perekrutan.
Akan tetapi dengan KOVO memberlakukan proses perekrutan pemain asing Asia dari sistem draft menjadi agen bebas, memiliki beberapa keuntungan, khususnya bagi Megawati.
Tim-tim Liga Voli Korea diuntungkan perubahan sistem transfer pemain asing Asia. Jika semula harus melalui jalur pendaftaran dan seleksi, kini setiap tim dibebaskan merekrut pemain asing Asia sesuai kebutuhan permainan tim dan pelatih.
Jika mengacu kepada aturan lama sistem draft, Liga Voli Korea bisa melakukan pergantian pemain asing, termasuk kuota Asia, bahkan ketika memasuki babak play-off.
Asal, pemain pengganti yang dipilih berasal dari mereka yang mengikuti draft.
Tetapi dengan diberlakukannya transfer pemain asing Asis sistem bebas agen, KOVO akan membuat aturan baru pembatasan transfer.
Dalam laporan media Korea Selatan, YNA, KOVO akan membatasi aktivitas pergantian pemain asing Asia pada Liga Voli Korea musim depan.
Hal ini mengantisipasi kecurangan tim-tim yang lolos ke play-off.
Setelah dua musim membela Red Sparks, Megawati memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dan memilih balik ke Indonesia.
Pevoli berjuluk Megatron itu kemudian membela Pertamina Enduro di Proliga 2026.
Beda dengan Megawati, Yeum Hye-seon masih meneruskan kariernya bersama Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026.
Saat ini Yeum Hye-seon bersama Red Sparks telah merampungkan Liga Voli Korea 2025/2026. Skuad asuhan Ko Hee-jin menempati juru kunci alias finis di peringkat ketujuh klasemen akhir.
Dari 36 pertandingan di fase reguler, Red Sparks hanya bisa meraih delapan kemenangan dengan torehan 26 poin.
Wacana bergabungnya Megawati ke Liga Voli Korea memang tak selalu sesuai dengan timnya dahulu.
Bisa saja ia bergabung ke tim lain yang memiliki minat merekrut Megatron.
(Tribunnews.com/Guruh, Giri)