Jakarta (ANTARA) - Ombudsman RI (ORI) meluncurkan dua buku rekam jejak pengawasan pelayanan publik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 ORI, di Jakarta, Selasa.
Kedua buku bertajuk 25 Tahun Ombudsman RI dan Jejak-Jejak Langkah Pengawasan Dalam Mitigasi Pandemi dan Efisiensi.
"Penyusunan kedua buku ini merupakan langkah konkret untuk mendokumentasikan rekam jejak dan capaian lembaga agar dapat menjadi bahan literasi dari generasi ke generasi," ucap Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih dalam acara peluncuran.
Dia mengatakan dua buku tersebut merupakan upaya mendokumentasikan perjalanan dan capaian lembaga dalam menjalankan tugas pengawasan pelayanan publik.
Meski begitu, kata dia, buku yang diluncurkan masih bisa disempurnakan pada periode-periode mendatang agar bisa mewujudkan Ombudsman sebagai lembaga yang lebih baik lagi.
Lebih lanjut, Najih menjelaskan buku Jejak-Jejak Langkah Pengawasan Dalam Mitigasi Pandemi dan Efisiensi secara spesifik membedah tutur pengalaman dari perjalanan kepemimpinan Ombudsman pada periode 2021-2026, di mana dunia dan Indonesia tengah dilanda pandemi.
Disebutkan bahwa buku kedua itu merupakan catatan langkah pengawasan pelayanan publik saat pandemi COVID-19 serta efisiensi yang terjadi di akhir masa jabatan pimpinan ORI periode saat ini.
"Dalam situasi mitigasi pandemi dan efisiensi tersebut, ada berbagai upaya yang telah dilakukan yang kiranya bisa dijadikan pembelajaran," ungkapnya.
Dia juga menekankan setiap periode kepemimpinan memiliki warna dan karakternya masing-masing. Oleh karena itu, berbagai pengalaman yang terdokumentasi akan menjadi informasi berharga untuk menavigasi arah Ombudsman di masa depan.
Menurutnya, berbagai pengalaman tersebut bisa dijadikan informasi tentang cara membawa Ombudsman ke depan karena tantangan terbesar ORI merupakan eksistensi lembaga yang masih perlu terus diteguhkan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Acara sekaligus Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Organisasi Ombudsman RI Esti Budiyarti memaparkan bahwa penyusunan buku bertujuan bukan sekadar untuk merayakan hari jadi, melainkan juga sebagai sarana edukasi yang menyampaikan berbagai praktik baik (good practices) pelayanan publik kepada masyarakat.
Buku 25 Tahun Ombudsman RI, kata dia, disusun sebagai bentuk dokumentasi perjalanan panjang Ombudsman dalam menjalankan mandatnya demi memenuhi hak pelayanan publik yang adil dan berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, lanjut dia, buku Jejak-jejak Langkah Pengawasan Dalam Mitigasi Pandemi dan Efisiensi merupakan rekam jejak yang mengulas kontribusi Ombudsman RI dalam tetap optimal menjalankan tugas pengawasan di tengah masa pandemi dan penyesuaian efisiensi.





