SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kabar baik menyelimuti operasional SMAN 2 Prabumulih. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp964 juta yang sebelumnya dilaporkan raib dari rekening Bank Sumsel Babel (BSB), dikabarkan telah dikembalikan secara penuh ke kas sekolah.
Sebelumnya, hilangnya dana tersebut diduga kuat akibat aksi kejahatan perbankan (skimming atau pembobolan rekening).
Kejadian ini sempat menyebabkan aktivitas operasional sekolah tersendat lantaran saldo rekening yang mendadak kosong.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Prabumulih, Reni Desi, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dana tersebut kini sudah tersedia kembali.
Ia menyebutkan bahwa pihak Bank Sumsel Babel telah melakukan proses pengembalian dana tersebut.
"Dana BOS tersebut kini sudah kembali dan telah dikembalikan oleh pihak Bank Sumsel Babel," ujar Reni Desi singkat, Selasa (7/4/2026).
Meski pihak sekolah telah mengonfirmasi pengembalian dana, manajemen Bank Sumsel Babel sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait mekanisme dan kronologi pengembalian tersebut.
Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat WhatsApp belum mendapatkan respons dari pihak yang bersangkutan.
Publik masih menunggu penjelasan resmi pihak terkait:
Apakah dana tersebut dikembalikan secara utuh tanpa potongan biaya administrasi atau penalti.
Prosedur standar perbankan yang berlaku jika terjadi pembobolan rekening yang bukan disebabkan oleh kelalaian nasabah (fraud eksternal).
Langkah antisipasi Bank Sumsel Babel ke depan untuk menjamin keamanan dana milik institusi pendidikan dan nasabah lainnya di wilayah Sumatera Selatan.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut dana publik yang sangat vital bagi keberlangsungan proses belajar mengajar di tingkat menengah atas.
Baca juga: Mahasiswa Asal Papua Suarakan Lima Tuntutan Mulai dari Pelanggaran HAM hingga PT Freeport