TRIBUNJATIM.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan dalam 10 hari ke depan masih terjadi peningkatan cuaca ekstrem.
Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak adanya gangguan Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang akan melintasi wilayah Jawa Timur.
Prakiraan cuaca Jawa Timur pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan hujan hampir merata mengguyur di sejumlah wilayah.
Di sejumlah daerah, cuaca pagi hari cenderung cerah berawan.
Namun memasuki siang hari, hampir semua daerah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kemudian pada malam hari, kondisi cuaca diperkirakan kembali berawan.
Berdasarkan postingan resmi Instagram BMKG Juanda, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai pada Rabu (8/4/2026) di antaranya Banyuwangi, Blitar, Bondowoso, Jember, Kediri, Kota Batu, Kota Malang, Lumajang, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Tulungagung, Magetan, Ponorogo.
Ramalan cuaca Jatim ini dilansir dari situs BMKG
Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Selasa 7 April 2026, Ponorogo Batu Mojokerto Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
BMKG menyebut hujan ringan berpotensi terjadi di:
Baca juga: Sepekan Cuaca Panas Menyengat, Lamongan Mulai Hadapi Ancaman Kemarau Panjang
Baca juga: Cuaca Panas di Indonesia Diprediksi Berlangsung hingga April? ini Kata BMKG
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada di masa pancaroba ini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras berdurasi singkat, angin kencang, puting beliung yang muncul mendadak setelah cuaca terik di siang hari.
Pihaknya juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk dapat menghemat penggunaan air serta mengamankan cadangan air dengan memanfaatkan sisa hujan di masa pancaroba ini sebagai persiapan musim kemarau.
"Menjaga kesehatan dengan banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi serta gunakan masker saat berdebu dan penggunaan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan," tulis BMKG Juanda dalam akun resmi Instagramnya.