Hadapi Musim Kemarau 2026, Pemkab OKI Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla Senilai Rp1,5 Miliar
tarso romli April 07, 2026 11:27 PM

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memperkuat benteng pertahanan dengan menyiagakan peralatan pemadam baru. Bantuan alat pemadam senilai lebih dari Rp1,5 miliar resmi dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk memastikan "Bumi Bende Seguguk" siap menghadapi musim kering 2026 yang diprediksi akan berlangsung lebih panjang.

Peringatan Dini Musim Kering Panjang Menteri LH, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, memberikan peringatan bahwa potensi kekeringan tahun ini tidak bisa dianggap remeh.

Musim kemarau diperkirakan datang lebih awal dengan durasi yang lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya.

"Ancaman Karhutla akan jauh lebih besar. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian; sinergi antara BMKG, BNPB, dan partisipasi aktif warga di lapangan menjadi kunci utama agar langit Sumatera Selatan tetap biru tanpa kabut asap," ujar Dr. Hanif.

Total bantuan yang dialokasikan untuk Kabupaten OKI mencapai Rp1.559.986.000.

Adapun rincian ratusan unit alat pemadam kebakaran tersebut meliputi:

23 unit backpack pump (pompa punggung)

18 unit floating fire pump (pompa apung)

24 unit nozzle kuningan

90 roll selang pemadam

124 unit flapper (pemukul api)

124 unit fire rake (garu api)

Belasan unit Y-connector dan peralatan pendukung lainnya.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menegaskan bahwa peralatan ini merupakan "amunisi" penting bagi petugas di lapangan untuk memberikan respons cepat (quick response) saat muncul titik api (hotspot).

"Bantuan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan kami. Peralatan ini akan segera kami distribusikan ke wilayah-wilayah yang masuk zona rawan Karhutla di Kabupaten OKI," tegas Supriyanto.

Ia memastikan seluruh sarana tersebut akan digunakan secara optimal. Selain pemadaman, Pemkab OKI juga akan mengintensifkan upaya pencegahan dini di tingkat tapak.

"Kami mengimbau dengan keras kepada warga agar tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar. Dalam kondisi cuaca yang semakin kering, kewaspadaan harus ditingkatkan berkali-kali lipat," pungkasnya.

Baca juga: Honda Beat Seruduk Truk Hino di Jalinteng Sekayu–Betung, Dua Remaja Asal Desa Lumpatan Luka-Luka

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.