TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bentrok dua tim papan atas akan tersaji saat Bali United bersiap menantang Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (12/4/2026), menghadirkan duel yang sarat gengsi.
Bali United datang membawa bekal hasil mencolok usai membungkam PSBS Biak dengan skor telak 6-1. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral bagi skuad Serdadu Tridatu menjelang lawatan ke Bandung.
Di sisi lain, Persib Bandung juga tidak kalah percaya diri. Tim Maung Bandung sukses mencuri poin penuh dari kandang Semen Padang setelah menang 2-0, memperpanjang tren positif mereka.
Jika menilik pertemuan sebelumnya, Bali United harus mengakui keunggulan Persib dengan skor tipis 0-1. Dalam laga tersebut, Mirza Mustafic juga harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai pertemuan kali ini akan berjalan dengan dinamika berbeda. Ia memahami kualitas Persib yang dinilai memiliki komposisi pemain solid dan sulit ditaklukkan.
"Bandung adalah pertandingan berbeda, mereka memiliki banyak kualitas di lapangan."
"Saya pikir kita bermain di kandang saat melawan mereka kita kalah tetapi kita mendapatkan kartu merah di babak kedua."
"Tapi saya pikir kami membuat pertandingan itu kami menjadi lebih baik dan lebih baik dalam pertandingan."
"Kartu merah membuat laga tersebut sulit," kata Johnny Jansen dilansir BolaSport.com dari kanal YouTube Bali United.
Menurut pelatih asal Belanda itu, timnya akan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Ia menyebut perkembangan performa Bali United menjadi modal penting untuk menghadapi siapa pun di kompetisi.
"Saya pikir kepercayaan diri akan tumbuh."
"Jika kita bisa berbicara dengan rencana tentang Bandung kita akan melihat apa yang akan kita lakukan di sana," terangnya.
Jansen juga mengungkapkan bahwa ia telah menemukan pendekatan permainan yang dinilai efektif untuk menghadapi Persib. Pola tersebut sebelumnya sukses diterapkan saat mengalahkan PSBS Biak.
"Bagaimana serangan itu adalah cara kami bermain, jadi kami membawa bola kembali, kami berlari di belakang para pemain bertahan."
"Kami memberikan umpan, itu adalah permainan yang kami inginkan, jadi saya sangat senang."
"Banyak serangan yang bisa kita buat, ini akan kita bawa ke Bandung," tutupnya.


















Sementara itu, kapten Persib Bandung, Marc Klok, menunjukkan optimisme tinggi menjelang laga tersebut. Ia tidak terlalu memusingkan kemenangan besar Bali United pada pertandingan sebelumnya.
Bagi Klok, kemenangan Bali United atas PSBS Biak belum tentu sepenuhnya mencerminkan kekuatan mereka, meski tetap harus diwaspadai.
"Itu kekuatan Bali atau kekurangan Biak, saya tidak tahu, tapi ya kita harus waspadai semua," kata Klok.
Persib sendiri memiliki modal penting berupa kemenangan tandang serta catatan impresif saat bermain di kandang. Dalam dua pertemuan terakhir di Bandung, mereka mampu menaklukkan Bali United.
Atmosfer panas dalam duel kedua tim juga diakui Klok sebagai hal yang sudah biasa terjadi, terutama saat bermain di kandang lawan.
"Selalu panas lawan Bali, tapi especially di Bali, di Bandung saya tidak bilang lebih mudah, tapi tidak terlalu panas seperti di Bali," ujar Klok, saat ditemui di Jungle Padel, Kota Bandung, Selasa (7/5/2026).
Ia juga mengingat keberhasilan Persib meraih kemenangan pada pertemuan pertama musim ini sebagai modal tambahan untuk menghadapi laga berikutnya.
"Semoga (menang) kita punya track record sangat baik di Bandung lawan mereka," ujar Klok.
Kepercayaan diri tinggi kini menyelimuti skuad Persib. Klok menilai kekompakan tim, mulai dari pemain hingga staf pelatih, menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap laga.
"Tapi sekarang tidak apa-apa, siapapun lawan, kita harus menang, kita yakin 5 atau enam kemenangan lagi, cukup buat hatrick. Tapi satu persatu, kita menatap satu persatu pertandingan," kata Klok.
Meski demikian, Persib tetap bersikap waspada. Analisis terhadap kekuatan Bali United masih akan terus dilakukan, terutama pada sektor sayap yang dinilai berpotensi merepotkan.
"Tapi mengkin lini depan winger paling khususnya di sana (yang harus paling diantisipasi)," ucapnya.