Ipuk Fiestiandani Pantau TKA SMP Banyuwangi, Beri Motivasi Para Siswa
Cak Sur April 08, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP secara nasional resmi dimulai pada 6 hingga 16 April 2026.

Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), tercatat sebanyak 24.681 siswa dari 224 sekolah mengikuti ujian serentak tersebut.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau langsung pelaksanaan ujian guna memastikan proses berjalan lancar dan siswa dapat mengerjakan tes dengan baik, Selasa (7/4/2026).

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah SMP Negeri 3 Banyuwangi yang berlokasi di Kelurahan Singotrunan.

Kendala Jaringan Internet di SMPN 3

Dalam tinjauan tersebut, ditemukan kendala jaringan internet yang terjadi sejak pagi hari di SMP Negeri 3 Banyuwangi.

Gangguan ini mengakibatkan pelaksanaan TKA hari itu tertunda, karena ujian dilakukan menggunakan perangkat komputer siswa.

Berikut adalah beberapa fakta terkait pelaksanaan TKA di Banyuwangi:

  • Total peserta mencapai 24.681 siswa dari jenjang SMP.
  • Ujian dilaksanakan serentak di 224 sekolah.
  • Ditemukan kendala kabel internet putus yang menghambat koneksi di SMPN 3.
  • Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Telkom dan PLN untuk dukungan teknis.

Sejumlah siswa terlihat menunggu di dalam ruang kelas, sembari menanti petugas teknis melakukan perbaikan sistem.

Kepala Sekolah SMPN 3 Banyuwangi, Holilik, menjelaskan kronologi gangguan tersebut kepada Bupati Ipuk.

"Sejak pukul 06.00 jaringan sudah terganggu, kami langsung berkoordinasi dengan Telkom. Laporannya karena ada kabel yang putus. Langsung diperbaiki dan siang sudah selesai," ungkap Holilik.

Holilik juga memastikan, bahwa para siswa yang terdampak penundaan akan mendapatkan jadwal ujian susulan.

"Mereka nantinya akan mengikuti ujian di lain hari. Kami sudah lapor ke panitia dan pengawas," imbuhnya.

Pesan Bupati Ipuk kepada Siswa

Melihat kondisi tersebut, Bupati Ipuk langsung menghampiri para siswa untuk memberikan motivasi agar mereka tetap tenang.

Ia meminta para siswa tidak perlu merasa khawatir berlebihan terhadap kendala teknis yang sedang terjadi.

“Tidak perlu khawatir, anak-anak tetap bisa ikut ujian. Ini kendala teknis dan telah diperbaiki,” ujar Bupati Ipuk saat menyapa para siswa.

Ia menjelaskan, bahwa pemerintah daerah sebelumnya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kelancaran TKA.

“Kami sudah berkoordinasi sebelumnya, termasuk dengan PLN dan Telkom, mereka siap men-support. Mudah-mudahan gangguan seperti ini tidak terjadi lagi, dan ujian bisa berjalan baik,” kata Bupati Ipuk.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara pihak sekolah dengan otoritas pendidikan di daerah.

Bupati Ipuk juga meminta pihak sekolah terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, agar setiap kendala teknis dapat segera ditangani dengan cepat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.