Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah fasilitas rusak usai aksi brutal oleh sekelompok pemuda di Coffee Pourvis, Jalan Pinang Putih Puncak, Negeri Hative Kecil, Kota Ambon, Rabu (1/4/2026) lalu.
Owner Coffee Pourvis, Farhan Attamimy menjelaskan, kerusakan fasilitas yang terjadi diantaranya empat buah meja, dan belasan kursi.
Jika dikalkulasikan, maka total kerugian sekitar Rp 3 juta lebih.
“Kalau kerugian itu ada meja empat dan belasan kursi rusak. Ada sekitar 19 buah begitu. Kalau dinominalkan itu sekitar Rp 3 juta lebih, pokoknya kurang dari Rp 4 juta,” kata Attamimy saat ditemui TribunAmbon.com, Selasa (7/4/2026).
Tak hanya itu, salah satu karyawan Coffee Pourvis juga menjadi korban penganiayaan dalam kejadian itu bersama dengan beberapa pengunjung kafe.
Untuk itu, pihaknya langsung melaporkan kejadian itu ke SPKT Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease.
Baca juga: Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Polisi, Kasus Aipda Robin Tunggu Jadwal Sidang Kode Etik
Baca juga: Aksi Brutal! Sejumlah Pemuda Ngamuk di Coffee Pourvis Ambon
“Saya sudah melaporkan kejadian itu ke SPKT Polresta Ambon. Saya juga sudah dimintai keterangan,” kata Attamimy.
Aksi brutal yang terjadi sekitar pukul 03.14 dini hari WIT, terekam melalui CCTV Coffee Shop yang identik dengan tempat tongkrongan anak skena itu.
Video itu kemudian disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.
Dalam video tersebut, tampak sekitar 10 pemuda mendatangi Coffee Pourvis dan sempat menanyakan nama seseorang.
Pertanyaan itu kemudian langsung direspon oleh salah seorang karyawan yang mengaku bahwa nama yang disebutkan tidak berada disini.
Tak berlangsung lama, para pemuda itu langsung masuk ke dalam kafe dan memukul beberapa orang yang saat itu tengah duduk bersantai serta beberapa lainnya yang masih sibuk bekerja di area kafe.
Aksi pengrusakan fasilitas kafe juga terlihat saat mereka mengangkat lalu membanting kembali meja serta kursi-kursi yang berada di kafe.(*)