20 Tahun Tak Terkalahkan di Camp Nou, Barcelona Dominan atas Atletico Madrid
Drajat Sugiri April 08, 2026 07:56 AM

TRIBUNNEWS.COM – Barcelona akan menghadapi ujian besar saat menjamu Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.

Laga yang akan digelar di Spotify Camp Nou ini mempertemukan dua kekuatan besar Spanyol dalam duel sarat gengsi dan sejarah panjang.

Barcelona memiliki catatan kandang yang luar biasa saat menghadapi Atletico Madrid.

Sejak kekalahan terakhir pada 5 Februari 2006, Blaugrana tidak pernah kalah dari Los Colchoneros di Camp Nou, dikutip dari Barca Universal.

Kala itu, Atletico menang 3-1 berkat gol dari Maxi Rodriguez dan Fernando Torres.

Sejak saat itu, Barcelona mencatatkan:

  • 18 kemenangan
  • 7 hasil imbang
  • 0 kekalahan
MERAYAKAN GOL - Dani Olmo merayakan golnya bersama rekan setimnya di Barcelona saat mengalahkan Alaves 3-1 di Liga Spanyol 2025/2026 pada Minggu (30/11/2025) dini hari WIB.
MERAYAKAN GOL - Dani Olmo merayakan golnya bersama rekan setimnya di Barcelona saat mengalahkan Alaves 3-1 di Liga Spanyol 2025/2026 pada Minggu (30/11/2025) dini hari WIB. (fcbarcelona.com)

Rekor tersebut menjadi modal besar bagi tim Catalan untuk menghadapi laga penting ini.

Pasukan Hansi Flick juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengalahkan Atletico beberapa hari sebelumnya di ajang domestik.

Kemenangan tersebut memperkuat momentum Blaugrana jelang laga Eropa ini.

Namun demikian, Atletico Madrid asuhan Diego Simeone memiliki keuntungan dari sisi kebugaran, karena rotasi pemain yang lebih terjaga di laga terakhir mereka.

Baca juga: Update Top Skor Liga Champions: Tinggal Mbappe vs Kane, Perebutan Sepatu Emas Makin Sengit

Luka Lama di Liga Champions

Meski dominan di kandang, Barcelona justru memiliki catatan kurang menyenangkan saat menghadapi Atletico di Liga Champions.

Dalam dua pertemuan terakhir di fase gugur:

  • 2014 (Perempat final): Atletico lolos agregat 2-1
  • 2016 (Perempat final): Atletico kembali menang agregat 3-2
SELEBRASI - Selebrasi pemain Atletico Madrid, Julian Alvarez setelah bobol gawang Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026 pada Jumat (13/2/2026).
SELEBRASI - Selebrasi pemain Atletico Madrid, Julian Alvarez setelah bobol gawang Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026 pada Jumat (13/2/2026). (Instagram Atletico Madrid)

Fakta ini menjadi pengingat bahwa Atletico selalu tampil berbahaya di panggung Eropa, terutama dalam duel dua leg.

Barcelona dipastikan akan tampil agresif demi mengamankan keunggulan sebelum melakoni leg kedua di kandang Atletico, Riyadh Air Metropolitano.

Dengan kombinasi rekor kandang impresif, momentum positif, dan ambisi besar di Liga Champions, Blaugrana mengincar kemenangan meyakinkan.

Namun, dengan pengalaman dan disiplin taktik khas Simeone, Atletico Madrid tetap menjadi ancaman nyata yang bisa kembali mengulang sejarah pahit bagi Barcelona.

Pertandingan ini pun diprediksi berlangsung ketat, emosional, dan penuh drama—layaknya duel klasik dua raksasa Spanyol di panggung Eropa.

Komentar Hansi Flick

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan peringatan serius jelang duel kontra Atletico Madrid pada perempat final Liga Champions.

Menurut Flick, Atletico bukan hanya tim kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mentalitas dan intensitas permainan yang sangat tinggi.

Flick menegaskan bahwa menghadapi Atletico selalu menjadi tantangan besar bagi tim mana pun.

“Atleti adalah tim yang tangguh. Mereka memiliki sikap yang hebat, intensitas, dan pemain-pemain fantastis, jadi selalu rumit,” ujar Flick, dikutip dari UEFA.

Ia juga memprediksi bahwa pertandingan akan berjalan penuh emosi, mengingat pentingnya laga di fase gugur Liga Champions.

“Akan ada banyak emosi di kedua pertandingan dan kami akan mencoba untuk mendapatkan hasil yang baik,” tambahnya.
 
Kunci Barcelona: Tetap pada Identitas Bermain
Flick menekankan bahwa Barcelona tidak boleh keluar dari identitas permainan mereka sendiri.

Menurutnya, kunci utama untuk meraih hasil positif adalah konsistensi dalam gaya bermain.

“Kami memiliki gaya bermain kami sendiri dan kami harus tetap berpegang pada gaya tersebut. Kami harus melakukan pressing dan menemukan ruang,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya fokus sejak menit awal agar tidak memberi celah bagi Atletico.

“Yang penting adalah kami fokus sejak awal,” tegas Flick.

Menariknya, Barcelona dan Atletico Madrid akan saling berhadapan tiga kali dalam 11 hari, sebuah situasi yang jarang terjadi di level tertinggi.

  • La Liga: Barcelona menang 2-1 (5 April 2026)
  • Liga Champions leg pertama: 9 April 2026
  • Liga Champions leg kedua: 15 April 2026

Flick menilai setiap pertandingan memiliki karakter berbeda, terutama di kompetisi Eropa.

“Pertandingan ini berbeda karena ini Liga Champions dan kita semua ingin tampil maksimal,” ujarnya.

Selain aspek taktik, Flick juga menyoroti pentingnya dukungan suporter dalam laga besar seperti ini.

Ia mengaku terkesan dengan hubungan antara pemain dan fans Barcelona yang dinilainya sangat kuat.

“Saya merasa hubungan antara penggemar dan pemain kami sangat fantastis. Kami membutuhkan mereka besok,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.