PBB Sebut Penyebab 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan: Kena Proyektil Israel dan Bom Hizbullah
Joseph Wesly April 08, 2026 10:50 AM

 

TRIBUNBEKASI.COM- Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjelaskan penyebab gugurnya tiga tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan.

Berdasarkan bukti fisik di lapangan, PBB menyatakan ketiganya meninggal karena konfilik yang akibat perang di Lebanon Selatan antara Israel dan Hizbullah.

PBB mengatakan satu prajurit TNI meninggal dunia akibat proyektil tank militer Israel, sementara dua prajurit lainnya gugur karena ledakan bom rakitan yang diduga dipasang kelompok Hizbullah.

Temuan Awal PBB

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan hasil tersebut masih bersifat sementara dan didasarkan pada bukti fisik awal di lokasi kejadian.

“Ini adalah temuan awal, berdasarkan bukti fisik awal,” ujar Stephane Dujarric dalam konferensi pers, Selasa (7/4/2026).

Ia menegaskan investigasi menyeluruh masih berlangsung untuk memastikan kronologi peristiwa secara lengkap.

Terjadi dalam 2 Insiden Berbeda

Ketiga prajurit TNI gugur dalam dua kejadian terpisah pada 29 dan 30 Maret 2026 di wilayah Lebanon selatan.

Satu prajurit dilaporkan tewas setelah proyektil meledak di dekat posisi pasukan penjaga perdamaian PBB.

Sementara dua prajurit lainnya gugur akibat ledakan di pinggir jalan yang menargetkan konvoi pasukan UNIFIL, yang diduga berasal dari bom rakitan atau improvised explosive device (IED) dikutip dari kompas.com

PBB Kecam Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

PBB mengecam keras insiden tersebut dan menyatakan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima.

Menurut Dujarric, serangan terhadap personel misi perdamaian berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang berdasarkan hukum internasional.

PBB juga meminta penyelidikan lanjutan dilakukan oleh otoritas terkait agar pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.