SRIPOKU.COM – Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Cipta Adikodrati, mengungkapkan bahwa Elang Andalas berencana berangkat menggunakan bus dari Tegal untuk menjalani laga ke-24 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Sriwijaya FC dijadwalkan menghadapi Persekat Tegal pada Minggu (12/4/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Trisanja, Tegal.
"Kita akan berangkat via bus. Insya Allah Sabtu pagi," ungkap asisten pelatih Sriwijaya FC yang akrab disapa Coach Joe Berry tersebut kepada Sripoku.com.
Keberangkatan skuad Laskar Wong Kito ini tidak menggunakan bus resmi Sriwijaya FC, melainkan kemungkinan besar mencarter bus dari Tegal.
"Kemungkinan bus dari Tegal, karena bus Sriwijaya FC belum sempat diservis untuk perjalanan jauh selepas away Palembang terakhir," kata pelatih kelahiran Bandung, 27 Februari 1984 tersebut.
Coach Joe Berry, yang juga dikenal sebagai pelatih Maung Anom Bandung, mengatakan bahwa saat ini manajemen tim belum menentukan jumlah dan nama-nama pemain yang akan diboyong untuk menghadapi Laskar Ki Gede Sebayu dan Laskar Banteng Loreng Binoncengan.
"Untuk pemain belum ditentukan berapa orang yang akan dibawa. Yang jelas disesuaikan dengan kebutuhan tim," kata Coach Joe yang pernah menjabat sebagai caretaker head coach Sriwijaya FC.
Sebelumnya, pelatih kepala Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa timnya tidak akan menganggap enteng Persekat Tegal.
"Kami tidak menganggap enteng, tidak mungkinlah Sriwijaya FC mau menganggap enteng lawan. Posisi kami saja di bawah. Lawan-lawan yang kami hadapi di wilayah Grup 1 ini berada di atas kami. Di mana setiap saat, setiap pertandingan, kami dituntut harus kerja keras untuk bisa meraih poin maksimal," ungkap Coach Iwan Setiawan kepada Sripoku.com.
Meskipun Persekat Tegal asuhan Coach I Putu Gede Dwi Santoso berada di papan bawah—tepat satu tingkat di atas Laskar Elang Andalas—perolehan poin mereka terpaut cukup jauh, yakni selisih 20 poin dari Sriwijaya FC.
"Om Iwan melihat, walaupun Persekat Tegal di papan bawah, sebenarnya secara performa mereka adalah tim yang solid. Meskipun hanya satu tingkat di atas Sriwijaya FC, perolehan nilainya bersaing ketat dengan tim lainnya seperti Persikad Depok dan PSPS Pekanbaru," kata pelatih Sriwijaya FC yang dijuluki "Jose Mourinho Indonesia" tersebut.
Menurut Coach Iwan, Persekat Tegal adalah tim yang dipersiapkan dengan matang sejak awal. Hal ini diketahuinya karena saat itu dirinya masih melatih Persibo Bojonegoro.
Baca juga: Misi Bangkit Sriwijaya FC, Coach Sudirman dkk Garap Latihan Khusus
"Persiapan mereka lama, bahkan kami sempat uji coba dengan mereka. Pelatih Persekat saat ini, Putu Gede, sudah memasuki tahun kedua di sana. Artinya, biasanya tim dengan pelatih yang sudah bertahan dua tahun akan jauh lebih solid," terang Iwan Setiawan, mantan pelatih Borneo FC.
Iwan menambahkan bahwa ia telah memantau evaluasi persiapan awal Persekat, mulai dari mempertahankan pemain lama hingga rekrutmen pemain baru yang sesuai dengan filosofi sang pelatih.
"Jadi, mestinya Persekat Tegal adalah tim yang solid. Hal itu sudah mereka tunjukkan di kompetisi tahun ini. Salah satunya, mereka bisa mengalahkan PSMS Medan di Medan pada awal kompetisi," pungkas pelatih kelahiran Medan, 5 Juli 1968 tersebut.
Iwan Setiawan menegaskan bahwa Persekat Tegal memiliki potensi performa yang besar. Secara kualitas permainan, mereka dinilai mampu bersaing dengan tim mana pun yang ada di Grup 1 Wilayah Barat, meskipun saat ini masih tertahan di papan bawah.