Perempuan di Lahat Dibunuh dan Dimutilasi Anak Kandungnya
taryono April 08, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co,id, Lahat - Polisi mengungkap identitas pelaku mutilasi terhadap perempuan lansia berinisial SA (63) di Kabupaten Lahat. 

Pelaku adalah pria berinisial A, yang merupakan anak kandung korban sendiri. 

Ia diduga melakukan pembunuhan disertai mutilasi sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ridho Pradani memastikan pelaku telah ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan intensif. 

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lanjutan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ridho menegaskan, hubungan pelaku dengan korban menjadi salah satu fakta paling mengejutkan dalam kasus ini. 

“Pelaku merupakan anak kandung korban sendiri. Untuk modus dan motif masih terus kami dalami,” tegasnya.

Kasus ini mencuat setelah warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, digemparkan dengan penemuan tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia yang dikubur di kebun milik korban. 

Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat korban selama hampir satu pekan.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Lahat masih mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kejadian. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. 

“Kami minta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan,” pungkas Ridho.

Awal Mula Penemuan

Sesosok jasad perempuan ditemukan dalam tiga karung plastik di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Rabu (8/4/2026). 

Korban diduga menjadi korban mutilasi dan diketahui berinisial SA (63), seorang ibu rumah tangga warga setempat.

Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono menyampaikan bahwa penemuan jasad itu pertama kali dilaporkan oleh S (49), anak korban. 

“Keluarga mulai curiga karena ibu saya sudah tidak terlihat sekitar satu minggu. Pencarian pun dilakukan,” kata S.

Sekira pukul 22.00 WIB, S menerima informasi dari warga berinisial R tentang aktivitas penggalian tanah di kebun milik korban atas permintaan seseorang berinisial AF. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, S bersama perangkat desa dan warga mengecek lokasi dan menemukan lubang yang telah ditimbun kembali. 

“Setelah digali ulang, ditemukan tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia yang diduga bagian dari ibu saya,” ujarnya.

Tim Inafis Polres Lahat bersama personel Polsek Pulau Pinang langsung melakukan olah tempat kejadian dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Lahat untuk autopsi.

Dari penyelidikan awal, terduga pelaku AF, yang merupakan anggota keluarga korban, belum diketahui keberadaannya. 

“Polres Lahat melalui Satreskrim terus melakukan pendalaman, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti untuk mengungkap peristiwa ini,” Aiptu Lispono menambahkan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, dan segera melaporkan jika mengetahui keberadaan pelaku. 

“Situasi di lokasi aman dan kondusif, sementara penyelidikan terus berlangsung intensif,” pungkasnya.

sumber: Tribun Sumsel

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.