Tragis! Duel Siswa SMP di Sragen Berakhir Maut, Nyawa Korban Melayang Meski Sempat Ditangani di UKS
Eri Ariyanto April 08, 2026 12:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Peristiwa tragis mengguncang dunia pendidikan di Sragen, Jawa Tengah setelah duel antar siswa SMP berujung maut.

Insiden memilukan ini terjadi diduga akibat konflik pribadi yang tak terselesaikan di lingkungan sekolah.

Korban diketahui sempat mendapatkan penanganan awal di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) usai mengalami luka serius.

Namun nahas, nyawanya tak tertolong meski sudah mendapat pertolongan pertama dari pihak sekolah.

Kejadian ini langsung mengundang kepanikan siswa lain serta guru yang berada di lokasi.

Pihak sekolah bersama aparat setempat segera mengambil langkah cepat untuk mengamankan situasi.

Sementara itu, keluarga korban diliputi duka mendalam atas kepergian anak mereka yang begitu mendadak.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik duel tersebut.

Dugaan sementara menyebutkan berawal dari saling ejek.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan serta penyelesaian konflik secara bijak di kalangan pelajar.

Baca juga: Ressa Anak Denada Bocorkan 2 Petunjuk Penting soal Sosok Ayah Kandung, Fakta Mengejutkan Terungkap

Duel maut pelajar SMP terjadi di sebuah sekolah di Sragen Jawa Tengah.

Korban berinisial WAP (16) meninggal dunia setelah duel maut yang terjadi pada Selasa (7/4/2026).

WAP sempat dibawa ke UKS lalu diteruskan ke Puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong.

Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Polres Sragen. 

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, membenarkan informasi tersebut.

Ia mengatakan, korban meninggal diduga duel satu lawan satu dengan pelaku yang merupakan teman korban.

"Benar, satu lawan satu," kata Kapolres seperti dikutip tribunjateng.com dari Kompas.com.

Ilustrasi jasad korban.
DUEL MAUT - Ilustrasi jasad korban. (Tribunnews.com/Tribunnews.com)

Terkait dengan kronologi kejadian tersebut, Dewiana mengaku sementara ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Informasi lengkap mohon waktu nggih masih pendalaman oleh tim penyidik kami," ujar dia.

Pihaknya menyampaikan akan segera menginformasikan perkembangan kasus tersebut.

"Segera kami informasikan," tambah Dewiana.

Berdasarkan informasi, sebelum meninggal, korban sempat dibawa ke ruang UKS sekolah.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas untuk tindakan lanjutan.

Setelah dilakukan asesmen, kondisi korban diduga sudah meninggal.

Untuk memastikan penyebab kematian, korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

(TribunNewsmaker.com/TribunJateng.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.