Pemkab Lamongan Lanjutkan Program JAMULA 2026, 55 Ruas Jalan Ditangani
Titis Jati Permata April 08, 2026 02:32 PM

 


SURYA.co.id LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026 melalui program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (JAMULA). 

Program dengan alokasi anggaran Rp 50 miliar tersebut menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan.

Melalui program ini, sebanyak 55 ruas jalan kabupaten dan ruas strategis penghubung antar kecamatan ditangani dengan total panjang mencapai 35,1 kilometer. 

"Ruas-ruas yang dikerjakan tersebar di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi jalur penting aktivitas masyarakat, baik untuk akses pendidikan, perdagangan, pertanian, hingga distribusi hasil produksi," kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada SURYA.co.id, saat meninjau ruas jalan yang sedang dibangun, Rabu (8/4/2026).

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pemkab Lamongan menargetkan pembangunan jalan tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga: Satu Tahun Pasangan Yes- Dirham Lamongan, Digitalisasi Hingga Program Jamula

Jalan yang lebih baik akan mempercepat arus barang dan jasa, memangkas waktu tempuh, serta membuka akses yang lebih luas menuju sentra-sentra produksi dan kawasan pertumbuhan baru.

Saat ini, dari total 55 ruas jalan yang menjadi prioritas, sebanyak 29 ruas telah memasuki tahap pekerjaan di lapangan. 

Diselesaikan Secara Bertahap

Pengerjaan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik dengan menyesuaikan kondisi wilayah dan tingkat kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, ruas jalan lainnya masih berada dalam proses lelang atau tender. 

Setelah seluruh tahapan administrasi selesai, ruas-ruas tersebut akan segera dikerjakan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Infrastruktur Jalan Berkelanjutan

Pemkab Lamongan menegaskan bahwa pelaksanaan program JAMULA tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan.

Karena itu, selain pembangunan dan peningkatan jalan, pemerintah daerah juga menyiapkan pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Melalui pelaksanaan program ini, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lamongan ditargetkan meningkat hingga mencapai 61 persen. 

"Angka tersebut menjadi indikator penting dalam upaya pemerintah memperluas aksesibilitas masyarakat dan memastikan seluruh wilayah memiliki infrastruktur yang layak, " tambah Kaji Yes.

Berdampak pada Peningkatan Layanan Publik

Sisanya diproyeksikan akan diselesaikan pada tahun-tahun depan dengan harapan tidak ada kebijakan pusat yang mempengaruhi perencanaan yang sudah ada.

Pemkab Lamongan menilai, peningkatan kemantapan jalan akan membawa banyak manfaat. 
Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jalan yang baik juga diharapkan mampu menurunkan biaya transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mendukung perkembangan sektor usaha kecil dan menengah.

Di sisi lain, pembangunan jalan juga diyakini akan berdampak terhadap peningkatan pelayanan publik. 

Akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat pemerintahan akan menjadi lebih mudah dijangkau masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan infrastruktur.

Tuntaskan Ruas Prioritas yang Tertunda

Pemerintah Kabupaten Lamongan menyebut program JAMULA 2026 juga menjadi bentuk komitmen dalam menuntaskan sejumlah ruas prioritas yang selama ini masih tertunda.

Sejumlah ruas penghubung antar kecamatan yang kondisinya rusak atau belum optimal akan diprioritaskan agar pemerataan pembangunan dapat dirasakan di seluruh wilayah.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap, terukur, dan akuntabel. 

Pemerintah menitikberatkan seluruh pekerjaan pada ketepatan mutu, ketepatan waktu, dan ketepatan sasaran.

Dengan demikian, setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Lamongan juga memastikan seluruh proses pembangunan dilakukan secara transparan, mulai dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga pelaksanaan di lapangan. 
Pengawasan dilakukan agar kualitas pekerjaan sesuai standar dan pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Masyarakat Diimbau Ikut Mendukung

Pemerintah berharap dukungan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan program ini. 

Masyarakat diminta ikut menjaga proses pembangunan, mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan, dan bersama-sama merawat infrastruktur yang telah dibangun.

Pemkab Lamongan optimistis, dengan selesainya pembangunan 48 ruas jalan melalui program JAMULA, konektivitas antar wilayah akan semakin kuat.

Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada meningkatnya kenyamanan berkendara, tetapi juga pada tumbuhnya aktivitas ekonomi, meningkatnya investasi, dan bertambahnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamongan.

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh daerah. 

"Dengan akses jalan yang semakin mantap dan alus, diharapkan seluruh potensi daerah dapat berkembang lebih cepat dan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, " pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.