Ratusan Siswa SD dan SMP Ikuti Tes Kemampuan Akademik 2026 di Teluk Bintuni
Hans Arnold Kapisa April 08, 2026 12:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Ratusan siswa SD dan SMP di Kabupaten Teluk Bintuni mulai mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026.

Kegiatan ini dipusatkan di SMP Negeri 1 Manimeri, Rabu (8/4/2026), dan berlangsung dalam beberapa gelombang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Teluk Bintuni, Henry Kapungan menegaskan bahwa TKA merupakan bagian dari transformasi sistem evaluasi pendidikan nasional yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menurutnya, TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa secara objektif, terstandar, dan berbasis data.

“TKA tidak lagi menjadi penentu kelulusan, melainkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini, TKA diikuti 125 sekolah, terdiri atas 88 SD dan 37 SMP.

Baca juga: Henry Kapuangan Dengar Keluhan Warga Soal Guru-guru yang "Hilang" di SDN Warganusa II Teluk Bintuni

Pelaksanaan dibagi dalam beberapa gelombang:

  • SMP: gelombang kedua 8–9 April (32 sekolah), gelombang ketiga 13–14 April (4 sekolah), dan gelombang keempat 15–16 April (1 sekolah).
  • SD: gelombang pertama 20–21 April, gelombang kedua 22–23 April, gelombang ketiga 27–28 April, serta gelombang keempat 29–30 April 2026.

Henry menambahkan, hasil TKA akan menjadi dasar perumusan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru.

Kepada para siswa, ia berpesan agar mengikuti tes dengan jujur, disiplin, dan percaya diri. 

“Ingat, hasil TKA ini bukan penentu masa depan kalian, tetapi gambaran kemampuan untuk terus berkembang,” pesannya.

Ia juga mengingatkan guru dan tenaga kependidikan agar menjaga integritas serta memanfaatkan hasil TKA sebagai bahan refleksi.

Henry juga mengatakan bahwa Pemkab Teluk Bintuni terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan sarana prasarana, kapasitas guru, dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat,” tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.