Tribungayo.com, BISNIS – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu, 8 April 2026.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp50.000 menjadi Rp2.900.000 per gram. Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan harga emas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pada perdagangan Selasa (7/4/2026), harga emas Antam berada di level Rp2.850.000 per gram setelah naik Rp19.000 dari harga sebelumnya Rp2.831.000 per gram.
Sepanjang tahun 2026, harga emas Antam tercatat mengalami kenaikan sekitar 16 persen. Pada awal tahun, tepatnya 1 Januari 2026, harga emas masih berada di level Rp2.488.000 per gram.
Sementara itu, rekor harga tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) emas Antam tercatat pada 29 Januari 2026 dengan harga mencapai Rp3.168.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan signifikan. Pada Rabu (8/4/2026), harga buyback naik Rp95.000 menjadi Rp2.664.000 per gram.
Dalam transaksi jual kembali emas batangan ke Antam dengan nilai lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Sementara untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.
Baca juga: Harga Emas Antam 7 April 2026 Naik Lagi! Rp 19.000 per Gram, Buyback Ikut Menguat
Lonjakan harga emas ini dipengaruhi oleh penguatan harga emas global serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Baca juga: Harga Emas Antam 6 April 2026 Melemah, Turun Rp26.000 per Gram