Update Keracunan MBG Jakarta, 37 Orang Masih Dirawat, Mayoritas Siswa
Rr Dewi Kartika H April 08, 2026 02:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat masih ada puluhan orang yang menjalani perawatan di rumah sakit akibat dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, kondisi para pasien yang masih dirawat saat ini relatif membaik dan sebagian besar hanya menjalani proses pemulihan.

“Hari ini yang dirawat tinggal 37 orang dari sebelumnya ada 104 yang akses rumah sakit ya,” ucapnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Tak Semua Korban Keracunan MBG Dirawat

Ani menjelaskan, dari ratusan orang korban MBG itu, tidak semuanya menjalani rawat inap.

Sebagian pasien bergejala ringan hanya datang untuk pemeriksaan, lalu diperbolehkan pulang.

“Dari 104 itu enggak semuanya rawat inap, ada yang datang (ke rumah sakit) terus boleh pulang. Beberapa lagi dirawat,” ujarnya.

Mayoritas yang Masih Dirawat Adalah Siswa

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini bilang, mayoritas pasien yang masih dirawat merupakan siswa.

Mayoritas mereka masih berusia 7 sampai 9 tahun dan hanya ada satu pasien yang berusia dewasa.

“Yang masih dirawat kalau saya lihat usianya itu 7, 9 tahun. Berarti mereka siswa ya. Ada satu berusia 31 tahun, ini mungkin orang tua ya, satu orang,” tuturnya.

Kondisi Berangsur Membaik, Diprediksi Segera Pulang

Ani memastikan, seluruh pasien yang masih dirawat itu kini dalam kondisi stabil dan diperkirakan bisa pulang dalam waktu dekat.

Perawatan sampai saat ini masih dilakukan untuk memastikan seluruh gejala benar-benar hilang.

“Jadi kami tunggu sampai stabil. Betul-betul dia sehat, sudah enggak panas, sudah enggak ada muntah lagi, sudah enggak ada diare, semua keluhannya sudah hilang baru dia pulang,” kata Ani.

“Prinsipnya, semua tinggal pemulihan saja, besok sudah pulang semua. Artinya sudah bagus sih, besok boleh pulang semua,” sambungnya.

Pasien Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

Adapun puluhan pasien yang masih dirawat itu tersebar di beberapa rumah sakit yang ada di wilayah Jakarta Timur.

Ani merinci, terdapat 7 orang di RSUD Duren Sawit, 6 pasien di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, dan 19 pasien di Rumah Sakit Harum.

Sementara sisanya masing-masing satu orang dirawat di RS UIN. Syarif Hidayatullah, RS Polri Kramat Jati, Rumah Sakit Budhi Asih, dan RS Hermina Jatinegara.

Kronologi Ratusan Siswa Keracunan MBG

Sebagai informasi tambahan, ada ratusan siswa, guru, dan orangtua murid dari empat sekolah di wilayah Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur yang diduga keracunan MBG pada Kamis (2/4/2026) kemarin.

Mereka mengalami gangguan kesehatan, seperti demam, panas, mual, muntah, diare usai menyantap menu spageti, tumis sayur, dan buah stroberi yang disajikan hari itu.

Usai kejadian ini, Dinkes DKI Jakarta langsung bergerak mengambil sampel menu MBG untuk dilakukan uji laboratorium.

Ani menyebut, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium tersebut.

“Hasil laboratoriumnya belum keluar. Jadi belum ada kepastian soal hasil lab,” kata Ani.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.