Mimpi Menuju Istana: 728 Pelajar Jakarta Timur Berebut 44 Kursi Paskibraka 2026, Lewat 8 Tahap Ketat
Budi Sam Law Malau April 08, 2026 04:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Lorong-lorong kantor Walikota Jakarta Timur dipenuhi semangat muda yang membara pada Rabu (8/4/2026).

Sebanyak 728 siswa dari berbagai SMA sederajat mulai menapaki jalan panjang demi satu tujuan mulia: menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Wakil Walikota Jakarta Timur, Kusmanto, secara resmi membuka proses seleksi ketat ini.

Baca juga: Seleksi Paskibraka Depok 2026 Dibuka hingga 19 April 2026, Berikut Persyaratannya

Dari total 1.100 pendaftar awal, hanya mereka yang memiliki ketangguhan fisik dan mental yang berhasil lolos ke tahap ini. K

usmanto menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar baris-berbaris, melainkan kawah candradimuka untuk mencetak calon pemimpin bangsa.

“Ada delapan tahapan seleksi yang harus dilalui. Kami mencari kader muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki cinta tanah air yang kokoh,” ujar Kusmanto di hadapan para peserta yang tampak tegap dan penuh konsentrasi.

Disiplin Ketat: Tanpa Tawuran dan Narkoba

Panitia seleksi menetapkan standar moral yang tinggi. Kusmanto memperingatkan bahwa kemampuan fisik yang hebat tidak akan berarti jika peserta terlibat dalam perilaku negatif.

Tawuran, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkoba menjadi "kartu merah" instan yang akan menggugurkan status kepesertaan.

Nantinya, dari ratusan peserta ini, hanya akan terpilih 44 anggota terbaik—terdiri dari 22 pasang putra dan putri—yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT RI ke-81 tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur.

Baca juga: Paskibraka Menangis dan Bupati Minta Maaf usai Insiden Bendera Merah Putih Terbalik di Mamasa Sulbar

Dukungan dan Harapan Orang Tua

Sisi kemanusiaan terpancar dari wajah-wajah peserta, salah satunya Nur Ilahiyah. Siswa kelas 10 SMA Negeri 67 Jakarta ini mengaku motivasi terbesarnya adalah senyum orang tua.

Bagi Nur, mengenakan seragam kebesaran Paskibraka adalah cara terbaik untuk membuktikan bahwa dirinya mampu melampaui batas.

“Saya ingin membanggakan orang tua dan mencoba hal baru yang menantang. Semoga saya bisa bertahan hingga tahap akhir dan resmi dilantik,” ungkapnya dengan nada optimis.

Bagi para siswa ini, setiap tetap keringat di lapangan seleksi adalah investasi untuk karakter dan cita-cita masa depan yang lebih gemilang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.