Sosok Ray, Suami Intan Anggraeni yang Ternyata Wanita, Baru Kenal Februari, Nikah Tak Bawa Keluarga
Febriana Nur Insani April 08, 2026 05:07 PM

TRIBUNSTYLE.COM - Kisah pilu dialami seorang wanita bernama Intan Anggraeni (28), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Kebahagiaan yang seharusnya menyelimuti hari-hari awal pernikahannya justru berubah menjadi luka mendalam yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Baru saja resmi melepas masa lajang pada 3 April 2026, Intan berharap memulai kehidupan baru yang penuh cinta bersama sang suami, Rey.

Namun, harapan indah itu runtuh seketika di hari pertama ia menyandang status sebagai istri.

Di balik sosok Rey yang selama ini ia kenal, tersimpan sebuah rahasia besar yang mengejutkan. Pria yang ia kira akan menjadi pendamping hidupnya ternyata bukan seperti yang ia bayangkan.

Rey diduga telah melakukan penipuan besar kepada istrinya sendiri.

Fakta mengejutkan itu terungkap tepat pada malam pertama setelah pernikahan mereka berlangsung. Sosok yang selama ini dianggap sebagai pria tulen, ternyata seorang wanita yang menyamar.

Mengetahui kenyataan pahit tersebut, Intan tak kuasa menahan tangis. Hatinya hancur, kepercayaannya runtuh dalam sekejap. Ia pun segera mengadu kepada kedua orang tuanya.

Intan akhirnya mengambil langkah tegas. Ia melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota, berharap keadilan bisa ditegakkan atas apa yang menimpanya.

Lantas, seperti apa sosok Rey selama ini hingga berhasil menipu Intan?

Baca juga: GEGER Pernikahan di Cianjur, Mempelai Pria Ternyata Wanita Tulen, Ortu Syok, Sekampung Kena Prank!

PENGANTIN WANITA DITIPU - Intan Anggraeni merupakan seorang wanita di Malang, Jawa Timur yang menikah dengan Ray pada 3 April 2026. Saat malam pertama, ia syok mendapati suaminya ternyata wanita. (Kompas.com/Putu Ayu Pratama Sugiyo)

Laporan Polisi

Kasus dugaan pemalsuan identitas dalam pernikahan terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, setelah seorang perempuan melaporkan pasangannya yang ternyata sesama jenis. 

Peristiwa ini dialami Intan Anggraeni (28), warga Kecamatan Blimbing, yang baru mengetahui identitas asli pasangannya, Rey, saat malam pertama usai pernikahan berlangsung pada 3 April 2026. 

Perwakilan keluarga korban, Eko NS, mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dengan dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan saat pernikahan.

“Saat ini kita melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi saudari Intan,” ujar Eko saat ditemui pada Rabu (8/4/2026).

Eko menambahkan, pihak keluarga juga mencurigai adanya kemungkinan tindak pidana lain di balik kasus tersebut.

“Kita juga khawatir ada indikasi lain. Karena sebelum pernikahan, korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja, katanya untuk berobat,” ungkapnya.

Ia menilai, permintaan tersebut patut dicurigai karena memiliki kemiripan dengan sejumlah kasus yang belakangan marak terjadi. 

“Kita curiga, apalagi sekarang marak kasus-kasus seperti itu,” lanjutnya. 

Baca juga: SYOK Suami Anaknya Ternyata Wanita, Ibu Mertua Sudah Lama Curiga dengan Cara Mandi Sang Menantu

PENGANTIN DITIPU - (Ilustrasi) Intan Anggraeni syok suaminya, Rey ternyata wanita. Hal itu terkuak saat malam pertama.
PENGANTIN DITIPU - (Ilustrasi) Intan Anggraeni syok suaminya, Rey ternyata wanita. Hal itu terkuak saat malam pertama. (tribunwow.com)

Awal Perkenalan

Pacaran sejak 14 Februari Sementara itu, Intan mengaku mengenal Rey sejak awal Februari 2026 setelah bertemu di sebuah kafe di Kota Batu. 

Hubungan keduanya berlangsung singkat hingga akhirnya berpacaran pada 14 Februari 2026. 

“Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli,” jelas Intan. 

Ia mengaku tidak menaruh kecurigaan selama menjalin hubungan karena penampilan dan perilaku terlapor yang meyakinkan. 

Namun, fakta sebenarnya baru terungkap setelah pernikahan berlangsung. 

“Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orangtua,” tuturnya. 

Intan juga menyebut, saat prosesi pernikahan berlangsung, terlapor tidak menghadirkan pihak keluarga. 

Rey mengaku tidak memiliki keluarga. 

“Waktu nikah, dia enggak bawa keluarganya,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. 

“Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut,” kata Aji.

(TribunStyle.com)(Kompas.com/Putu Ayu Pratama Sugiyo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.