TRIBUNMANADO.CO.ID - Utusan khusus Presiden RI Prabowo Subianto yakni Hashim Djojohadikusumo hadiri kegiatan Paskah Nasional di Kawasan Pohon Kasih, Mega Mas, Manado, Sulut, Rabu (8/4/2026).
Di hadapan sekira 50-an ribu umat Kristen yang hadir, saudara kandung Presiden RI Prabowo Subianto ini bicara banyak hal.
Salah-satunya adalah Permesta.
"Mungkin banyak anak muda di sini sudah tidak tahu dengan Permesta," kata dia.
Menurut Hashim, Permesta adalah gerakan menegakkan otonomi rakyat di daerah.
Tujuan gerakan tersebut tercapai puluhan tahun kemudian.
Di mata Hashim, Permesta punya makna positif.
"Intinya aspirasi daerah termasuk Sulut agar ada keadilan sosial, jangan hanya terpusat di pulau Jawa," kata dia.
Menurut Hashim, sang ibu berdarah Langowan Minahasa Sulut.
Sementara sang ayah adalah orang Jawa yang peduli dengan aspirasi di daerah, terutama daerah asal sang istri.
"Ayah saya salah satu pemimpin," kata dia.
Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan rasa senangnya dapat merayakan Paskah Nasional di daerah kelahiran ibunya.
"Sewaktu gagasan acara ini disampaikan, saya sambut dengan baik, karena saya rindu ke tanah air saya Minahasa," kata dia.
Hashim memang tampak semringah sepanjang acara itu.
Ia kerap menyapa dengan senyum khasnya pada warga yang menyemut di sisi kiri panggung.
Dia juga menikmati acara tersebut.
Berkali-kali Hashim terlihat bertepuk tangan serta anggukkan kepala.
Dengan merendah, Hashim menyebut acara itu adalah gagasan dari semua pihak.
Hashim juga membeber berbagai dinamika luar negeri yang diwarnai peperangan serta mengaitkannya dengan tema acara tersebut.
Menurut Hashim, yang dilakukan Tuhan Yesus Kristus adalah berkat bagi semua bangsa.
"Temanya agar kita semua menjadi satu dalam Yohanes 17 : 21, yang dilakukan Tuhan kita jadi berkat untuk orang di Ukraina, Timur Tengah dan lainnya," katanya.
Melihat kemeriahan acara itu, Hashim pun berharap acara yang sama dapat diadakan lagi di waktu mendatang.
(TribunManado.co.id/Art)