Tribunlampung.co.id, Sulawesi Barat - Terungkap siasat licik 11 orang terduga pelaku pelecehan anak perempuan di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Para pelaku diduga menggunakan iming-iming uang untuk melancarkan aksi asusila kepada gadis ingusan tersebut.
Hal itu terungkap dari penyelidikan polisi setelah menangani kasus yang memprihatinkan di Pasangkayu, Sulawesi Barat ini.
Ironisnya dari 11 terduga pelaku, delapan di antaranya juga masih anak di bawah umur dengan rentang usia 14 hingga 16 tahun..
Tiga pelaku lainnya orang dewasa dan sudah ditetapkan menjadi tersangka. Masing-masing berusia 65, 52 dan 47 tahun.
Para pelaku membujuk korban dengan menggunakan uang sehingga tindakan asusila mereka tanpa ada unsur ancaman atau paksaan.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan bahwa sebagian besar pelaku memberikan uang dengan nominal berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp100 ribu kepada korban.
Pihak kepolisian mengungkapkan, para pelaku bukanlah orang asing. Mereka berasal dari lingkungan terdekat korban, seperti teman bermain hingga tetangga yang sehari-hari berinteraksi dengan korban.
“Sebagian besar pelaku merupakan orang-orang yang dikenal korban, baik itu teman sebaya maupun warga di sekitar tempat tinggalnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Eru Riski, Rabu (8/4/2026) dikutip dari TribunSulbar.com.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di beberapa lokasi berbeda di wilayah Tanjung Babia.
Modus iming-iming uang ini disebut menjadi salah satu faktor yang membuat aksi para pelaku berlangsung berulang.
Kasus ini terungkap setelah keluarga korban mencurigai aktivitas korban, yang kemudian berujung pada pengakuan korban dan penyebutan sejumlah nama yang diduga terlibat.
Saat ini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain serta mengumpulkan alat bukti tambahan.
Polisi menegaskan akan menangani perkara ini secara serius mengingat jumlah pelaku yang cukup banyak serta keterlibatan lingkungan terdekat korban dalam kasus tersebut.(*)