Hasil BAC 2026: Duel Ketat 77 Menit Berakhir Nyesek, Ubed Gagal Lolos ke 16 Besar
Muhammad Nursina Rasyidin April 08, 2026 06:20 PM

TRIBUNNEWS.COM - Tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed gagal lolos ke 16 besar turnamen Badminton Asia Championship atau Kejuaraan Bulu tangkis Asia 2026.

Kepastian itu didapat setelah Ubed dikalahkan wakil Jepang Koki Watanabe melalui duel sengit dalam tiga set alias rubber game di Ningbo Olympic Sports Center.

Ubed yang sempat menang di set pertama harus berakhir nyesek lantaran kalah dengan skor 21-15, 14-21, dan 19-21.

Duel kedua pemain ini berlangsung cukup ketat dan sengit sampai menghabiskan waktu 77 menit alias satu jam 17 menit.

Permainan Ubed menurun di set kedua. Ia terus mendapat tekanan dari pemain ranking 21 dunia itu.

Ubed dipaksa untuk terus mengangkat shuttlecock dan kesulitan untuk mencari momentum menyerang.

Di set ketiga, permainan keduanya berlangsung ketat dan cukup intens, bahkan sulit diketahui pemenanganya.

Namun dua kesalahan yang dilakukan Ubed pada akhirnya membuat ia harus terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Badminton Asia.

Dengan hasil ini, Koki Watanabe sukses memenangkan pertemuan pertama dengan Ubed sekaligus melangkah ke 16 besar di kejuaraan Asia.

Tunggal putra Indonesia pun kini menyisakan Jonatan Christie yang telah lolos ke 16 besar, dan masih memiliki harapan pada Alwi Farhan yang baru bertanding sore ini. Jika lolos, maka akan ada dua wakil tunggal putra di babak selanjutnya.

Jalannya Permainan

Duel kedua pemain berjalan ketat dengan saling balas poin di awal set pertama.

Setelah poin 6-6, Ubed mulai menemukan bentuk permainannya. 

Tunggal putra ranking 41 dunia ini mendapatkan tiga poin bernuntun dan unggul 11-7 saat inteval.

Setelah jeda, Koki Watanabe merubah permainannya. Ia sukses mengejar poin dan menyamakan angka menjadi 13-13.

Empat poin beruntun dari Koki sempat membuat laga diperkirakan menuju fase akhir dengan ketat.

Namun ternyata respon yang ditunjukkan Ubed cukup baik. Ia tak terburu-buru untuk mendapatkan poin.

Dua kali poin beruntun didapat Ubed dan membuat ia kembali unggul 17-15.

Fase akhir set pertama akhirnya ditutup dengan empat poin beruntun dari Ubed, sekaligus membuat laga berakhir dengan skor 21-15.

Sayangnya, di set kedua Ubed permainan dengan kurang baik. Ia tertinggal dua poin pertama dan setelahnya kehilangan tiga poin beruntun.

Koki Watanabe pun unggul empat poin atas Ubed dengan skor 2-6. Meski Ubed sempat membuka asa untuk bangkit 6-8, namun ia justru tertinggal lagi.

Tujuh poin beruntun dilepas Ubed begitu saja. Bahkan adanya jeda interval masih belum bisa memutus momentum yang didapat Koki.

Skor 6-15 membuat Koki Watanabe unggul cukup nyaman. Ubed sempat memangkas jarak poin menjadi 13-17, namun Koki lebih dulu mengakhiri set kedua dengan 14-21.

Di set ketiga, laga berjalan ketat tak terhindarkan. Ubed dan Koki pun saling berbalas poin.

Interval set ketiga skor hanya berjarak satu poin dengan Ubeb unggul 11-10 setelah sebelumnya tertinggal 8-10.

Kedua pemain terus berbalas poin. Sampai memasuki fase akhir di set ketiga, permainan keduanya masih intens dan sulit diketahui pemenanganya.

Setelah skor sama 18-18, dua kesalahan yang dilakukan Ubed pada akhirnya membuat ia harus kalah 18-21.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.