Pascaerupsi, Belasan Pendaki Gunung Dempo dari Luar Provinsi Tertahan di Pos Kampung IV
tarso romli April 08, 2026 08:27 PM

 

Baca juga: Gagal Menyalip, Karyawan Honorer di Muara Enim Luka Berat Terlindas Truk Fuso

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah X Dempo resmi menutup sementara seluruh jalur pendakian menuju puncak Gunung Dempo mulai Rabu (8/4/2026). Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi keselamatan menyusul terjadinya aktivitas erupsi pada Selasa (7/4/2026) kemarin.

Penutupan ini berdampak langsung pada para pendaki yang sudah terlanjur tiba di lokasi.

Berdasarkan data dari Balai Registrasi Gunung Dempo (BRIGADE), sebanyak 14 pendaki asal Provinsi Aceh, Jambi, dan Sumatera Utara kini tertahan di Pos Kampung IV karena tidak diperbolehkan melakukan pendakian.

Petugas BRIGADE, Wayan, mengungkapkan bahwa belasan pendaki tersebut baru mengetahui informasi penutupan saat sudah sampai di kaki Gunung Dempo.

Salah satu pendaki asal Aceh mengaku sangat menyayangkan kondisi ini, meski ia memahami faktor keamanan adalah prioritas.

"Kami sudah jauh-jauh datang dari Aceh, harapannya bisa menginjakkan kaki di pelataran puncak Dempo. Semoga situasi segera aman dan jalur dibuka kembali," ungkapnya.

Kepala KPH Wilayah X Dempo, Hery Mulyono, menegaskan bahwa penutupan ini dilakukan berdasarkan instruksi teknis terkait aktivitas vulkanik. 

Masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan dilarang mendekati kawah dalam radius aman yang telah ditentukan.

"Berdasarkan surat yang kami terima, dilarang beraktivitas atau bermalam di dekat pusat kawah dalam radius 1 kilometer, serta sejauh 2 kilometer ke arah bukaan kawah sektor utara. Ini sangat berbahaya karena potensi lontaran material erupsi freatik dan gas vulkanik," tegas Hery.

Hery juga menambahkan, pihak KPH telah membatalkan seluruh registrasi pendakian baru.

Sementara bagi pendaki yang saat ini masih berada di kawasan puncak, diperintahkan untuk segera turun dengan pengawalan dari tim Brigade.

"Aktivitas pendakian kami hentikan dalam batas waktu yang tidak ditentukan. Kami masih menunggu informasi selanjutnya dari pihak berwenang mengenai status aktivitas Gunung Dempo," pungkasnya. 

Baca juga: Polda Sumsel Kembalikan 497 Unit Kendaraan Hasil Curian kepada Pemiliknya, Pengobat Luka Korban

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.