Pasutri di Riau Ungkap Alasan Namai Bayi Ali Khamenei, Dubes Iran Sampai Datang Berkunjung
Pipit Maulidya April 08, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Pasangan suami istri (pasutri) di Riau mengungkap alasan memberikan nama Ali Khamenei kepada anak mereka yang baru lahir pada 24 Maret 2026.

Pasutri asal kabupaten Kampar, Riau ini tidak menduga, keputusan itu menarik perhatian publik hingga viral di sejumlah unggahan media sosial.

Tidak hanya di Indonesia, kabar bayi bernama Ali Khamenei ini menggegerkan media Iran.

Sebagai informasi, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei merupakan pemimpin tertinggi di Iran. Dia menjabat sejak tahun 1989.

Selain itu, Ali Khamenei adalah seorang ulama (tokoh agama Islam Syiah) dan politisi asal Iran.

Ia menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di Timur Tengah selama lebih dari 30 tahun.

Pada 28 Februari 2026, Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran.

Alasan Namai Ali Khamenei

GUGUR - Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
GUGUR - Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). (istimewa/IRNA)

Kabar mengenai seorang bayi di Riau yang diberi nama Ali Khamenei menjadi sorotan publik setelah turut dibagikan oleh Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Republik Belarus.

Informasi tersebut diunggah melalui akun resmi mereka di platform X pada Sabtu, 4 April 2026.

Dalam unggahan tersebut, pihak kedutaan menampilkan sebuah kolase foto yang berisi dokumen surat keterangan kelahiran serta potret sang bayi.

"Sepasang suami istri asal Indonesia menamai anak mereka yang baru lahir 'Ali Khamenei'," tulis unggahan tersebut.

Bayi tersebut diketahui merupakan putra dari pasangan Sri Maya dan Arsa Putra, yang berdomisili di Desa Koto Tribun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Bayi itu dilahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Anisyah, Kampar, pada tanggal 24 Maret 2026 pukul 21.20 WIB.

Saat lahir, bayi ini memiliki berat 2.600 gram dengan panjang tubuh 47 sentimeter.

Unggahan dari kedutaan tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet dan menjadi viral.

Hingga Rabu, 8 April 2026, postingan tersebut telah ditonton lebih dari 392 ribu kali.

Ayah dari sang bayi, Arsa Putra (51) mengungkap alasannya memilih nama Ali Khamenei.

Bahkan, sebelum menamai sang anak, Arsa telah meminta izin kepada kepada Kedutaan Besar Iran di Indonesia.

"Kami sudah diberi izin penggunaan nama tersebut," katanya.

Dengan memberikan nama tersebut, Arsa berharap, kelak anaknya tumbuh menjadi sosok teladan, ulama dan pemimpin besar di masa depan seperti Ali Khamenei.

TERHARU - Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat memberikan keterangan pada konferensi pers mengenai konflik antara Iran dengan Israel di Kediaman Duta Besar Iran di Jakarta, Selasa (17/6/2025). Boroujerdi mengaku Terharu Atas Perhatian Besar Rakyat Indonesia.
TERHARU - Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat memberikan keterangan pada konferensi pers mengenai konflik antara Iran dengan Israel di Kediaman Duta Besar Iran di Jakarta, Selasa (17/6/2025). Boroujerdi mengaku Terharu Atas Perhatian Besar Rakyat Indonesia. (tribunnews)

Arsya mengungkapkan bahwa Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bahkan sudah datang mengunjungi rumahnya.

"Kemarin perwakilan Kedubes Iran datang bertamu ke rumah kami."

"Mereka menyampaikan apresiasi pemberian nama bayi kami Ali Khamenei," tambahnya.

Atas perhatian pemerintah Iran, Arsya merasa sangat bangga dan berterima kasih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.