TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT- Kecintaan terhadap Sulawesi Utara menjadi alasan utama Gladis Mangundap untuk mengambil peran dalam membangun dan memajukan olahraga Muay Thai di daerah.
Sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Muay Thai Sulut, yang dipercayakan oleh Ketua Umum AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, ia mengaku terpanggil untuk berkontribusi nyata demi peningkatan prestasi atlet dan kualitas pelatih.
Saat menjadi bintang tamu dalam podcast Tribun Manado, Com, Rabu (8/4/2026) Gladis menegaskan komitmennya untuk membawa Muaythai Sulut ke arah yang lebih baik.
Baca juga: Sosok Plt Ketum Muaythai Sulut Gladis Mangundap, Komitmen Majukan Prestasi Atlet
Perempuan asal Tondano ini menyebut, potensi atlet di Sulawesi Utara sangat besar, namun masih membutuhkan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Saya punya kecintaan yang besar terhadap Sulut. Karena itu saya merasa terpanggil untuk membantu membangun Muaythai di daerah ini agar bisa berkembang dan berprestasi,” ujar Gladis.
Sosok sentral prestasi muaythai Sulut di PON XX Papua 2022 lalu ini, Ia menilai, kemajuan olahraga tidak bisa dicapai secara instan.
Dibutuhkan kerja keras, konsistensi, serta sinergi antara atlet, pelatih, pengurus, dan berbagai pihak terkait.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh atlet dan pelatih untuk memanfaatkan keberadaannya sebagai momentum untuk berkembang bersama.
“Ayo manfaatkan kesempatan ini. Kita bangun bersama Muaythai Sulut agar bisa lebih maju dan berprestasi.
Namun saya tekankan kalau ada yang mementingkan ego sendiri dan sampai mengangu organisasi saya juga akan bertindak tegas,” ungkapnya.
Mantan Ketua Harian IBCA MMA Sulut menjelaskan regenerasi atlet harus menjadi prioritas agar kesinambungan prestasi tetap terjaga.
Ia mendorong agar pelatih aktif menjaring bibit-bibit muda yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
“Di sisi lain, peningkatan kualitas pelatih menjadi perhatian serius, makanya saya mengajak para pelatih-pelatih hebat untuk bergabung dengan kami,” jelasnya.
Gladis menegaskan bahwa pelatih memiliki peran strategis dalam membentuk atlet yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental juara.
“Pelatih ini adalah unjung tombak karena kita pengurus tidak bisa buat apa-apa tanpa mereka makanya saya sangat berterima kasih kepada para pelatih yang mau bergabung,” tandasnya.
Gladis mengaku sangat optimistis Muaythai Sulut mampu bersaing di tingkat Nasional.
Ia percaya, dengan kerja sama dan komitmen bersama, berbagai kendala kedepankan dapat diatasi secara bertahap.
Lebih lanjut, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah serta stakeholder olahraga untuk bersama-sama membangun ekosistem yang kondusif bagi perkembangan Muaythai.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan prestasi yang berkelanjutan.
Sehingga saya berterima kepada kepada pak Gubernur Sulut, ketua KONI Sulut dan semua pihak yang mendukung kami.
Yang pasti kita akan berusaha berikan yang terbaik dalam berbagi kesempatan dalam kejuaraan,” pungkasnya. (FER)