Doa Menyapih Anak Menurut Islam agar Anak Tenang dan Tidak Rewel
Pipit Maulidya April 09, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID  Proses menyapih atau menghentikan pemberian ASI merupakan fase transisi yang emosional, baik bagi ibu maupun si kecil.

Dalam Islam, menyapih bukan sekadar urusan nutrisi, tetapi juga melibatkan ikhtiar batin agar prosesnya berjalan lancar tanpa membuat anak merasa kehilangan kasih sayang.

Salah satu cara melengkapinya adalah dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Berikut adalah panduan doa menyapih anak beserta maknanya.

Baca juga: 4 Amalan saat Haid Agar Doa Dikabulkan

Keutamaan Menyapih dalam Islam

Islam menganjurkan pemberian ASI hingga anak berusia dua tahun, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 233.

Namun, ketika saatnya tiba untuk menyapih, orang tua disarankan melakukannya dengan penuh kesabaran dan komunikasi yang baik dengan anak.

Dikutip dari laman NU, berikut adalah bacaan doa yang dapat diamalkan orang tua saat mulai menyapih si kecil:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Teks Latin: Bismillaahirrahmaanirrahiim. Bismillaahilladzii laa yadhurru ma’a ismihi syaiun fil ardli wa laa fis samaa`i wa huwas sami’ul ‘alim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Tips Menyapih Anak Secara Lembut

Selain memanjatkan doa di atas, berikut beberapa langkah praktis agar proses menyapih terasa lebih ringan:

1. Lakukan Secara Bertahap: Jangan menghentikan ASI secara mendadak. Mulailah dengan mengurangi frekuensi pemberian ASI satu per satu.

2. Alihkan Perhatian: Saat anak meminta ASI, ajaklah bermain atau berikan camilan sehat agar fokusnya teralih.

3. Beri Afirmasi Positif: Sering-seringlah membisikkan kalimat kasih sayang bahwa ia sudah besar dan bisa makan/minum sendiri dengan hebat.

4. Melibatkan Pasangan: Peran Ayah sangat penting untuk membantu menenangkan anak, terutama saat malam hari ketika biasanya anak mencari ASI.

Doa di atas merupakan bentuk perlindungan agar anak dijauhkan dari marabahaya dan penyakit selama masa transisi makanan, serta memberikan ketenangan batin bagi orang tua dan anak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.