Spesifikasi dan Harga Motor Listrik MBG, Pengadaan 25 Ribu Unit di Tahun Anggaran 2025
Pipit Maulidya April 09, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mempersiapkan pengadaan 25.000 unit sepeda motor listrik untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025.

Kendaraan ini nantinya akan dialokasikan bagi para ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh pelosok Indonesia.

Unit yang menjadi sorotan adalah Emmo JVX GT, motor listrik yang dipasok oleh PT Yasa Artha Trimanunggal.

Selain karena desainnya yang mencolok dengan logo MBG, spesifikasi dan harganya kini memicu perdebatan publik karena dinilai sangat tinggi.

Baca juga: Profil KH Abdul Halim Mahfudz Pengasuh Ponpes Salafiyah Seblak yang Wafat, Cicit Pendiri NU

Detail Spesifikasi dan Harga Emmo JVX GT

Motor listrik yang akan digunakan sebagai kendaraan dinas operasional ini memiliki performa yang cukup bertenaga untuk kelas kendaraan listrik lokal:

Output Tenaga: Hingga 7.000 watt.

Kecepatan Maksimum: Mampu mencapai 85 km/jam.

Harga Pengadaan (Inaproc): Rp 49,95 juta per unit (termasuk PPN).

Harga Retail (Situs Resmi): Sekitar Rp 56,8 juta.

Perbandingan Kontras dengan Anggaran Huntara

Menariknya, nilai pengadaan satu unit motor listrik ini justru melampaui biaya pembangunan satu unit Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera (Aceh, Sumut, dan Sumbar).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pembangunan satu unit rumah layak huni bagi pengungsi hanya membutuhkan biaya sebesar Rp 30 juta.

Artinya, harga satu motor listrik MBG setara dengan hampir dua unit rumah tinggal sementara.

Kepala BNPB, Suharyanto, menjelaskan bahwa rumah tipe 36 tersebut jauh lebih manusiawi bagi para korban dibandingkan tinggal di dalam tenda darurat.

Dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto di Banda Aceh, Suharyanto menekankan efisiensi hunian ini:

“Luasnya tipe 36, 8 kali 5, Bapak Presiden. Jadi daripada mereka tinggal di tenda ini, lebih representatif mereka tinggal di hunian sementara,” ujar Suharyanto.

Fasilitas Huntara vs Operasional MBG

Meskipun harganya lebih murah dari motor listrik operasional BGN, unit Huntara yang dibangun oleh Satgas TNI-Polri tersebut sudah memiliki spesifikasi fungsional yang lengkap, meliputi:

Dua kamar tidur.

Sarana Mandi Cuci Kakus (MCK).

Ruang fungsional lainnya.

Menggunakan sistem rumah modular yang bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.