TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Seorang kakek berusia 90 tahun yang dilaporkan hilang selama tiga hari ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, pada Rabu (8/4/2026) sore.
Korban yang diketahui bernama Karyono, warga Desa Negla, ditemukan warga dalam kondisi masih mengenakan batik cokelat setelah sempat meninggalkan rumah tanpa pamit.
Kapolsek Losari, AKP Sodikin, mengonfirmasi bahwa identitas korban terungkap setelah tim INAFIS Polres Brebes melakukan pemeriksaan di lokasi.
Korban merupakan seorang petani yang selama ini tinggal bersama anaknya di Desa Dukuhsalam.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Bojongsari dan RSUD Brebes, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban," ujar AKP Sodikin, Rabu malam.
Penemuan jenazah ini bermula dari laporan perangkat desa setempat, Budi Sontani (49), yang menerima informasi warga sekitar pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Dipicu Rebutan Layangan Putus, Puluhan Remaja di Semarang Utara Terlibat Tawuran Brutal
Saat ditemukan, posisi korban berada di pinggir jalan dekat area persawahan. Polisi segera mengevakuasi korban ke RSUD Brebes untuk proses visum.
Mengidap Pikun
Menurut keterangan pihak keluarga kepada kepolisian, Karyono diketahui mengidap gangguan kejiwaan berupa pikun atau hilang ingatan karena faktor usia.
Kondisi ini diduga menjadi penyebab korban tersesat setelah pergi dari rumah sejak tiga hari lalu.
"Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman setelah dipastikan meninggal karena penyebab alami atau bukan tindak kriminal," tambah Kapolsek.
Fenomena lansia dengan demensia atau pikun yang hilang di wilayah pedesaan menjadi perhatian publik di Brebes, mengingat risiko keselamatan di area terbuka seperti saluran irigasi dan persawahan yang minim pengawasan. (Pet)
Baca juga: Peran Mojtaba Khamenei di Balik Detik-detik Menentukan Gencatan Senjata AS-Iran