WFH ASN Pemprov Sulsel Tunggu Edaran Gubernur
Sukmawati Ibrahim April 09, 2026 12:06 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemerintah pusat sudah mengumumkan kebijakan Work Form Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

WFH bagi ASN diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta SE Menteri Dalam Negeri.

Penerapan kebijakan WFH ini merupakan bentuk transformasi budaya kerja yang diambil pemerintah.

WFH dinilai sebagai langkah adaptif dalam menghadapi dinamika global.

Terutama menyikapi kenaikan harga minyak dunia di tengah konflik di Timur Tengah.

WFH dipandang bisa menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) harian.

Sebab para ASN tidak lagi membutuhkan kendaraan ke kantor, bisa bekerja dari rumah masing-masing.

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) Jayadi menyiapkan kebijakan WFH di hari Jumat.

Usulan penerapan WFH di hari Jumat sudah dikirim ke Gubernur Sulsel Andi Sudirman.

Jika edaran ditetapkan maka WFH bisa saja langsung diterapkan besok, Jumat (10/4/2026).

"Sudah kita usulkan tapi belum turun edarannya. Iya (Kalau ada hari ini, besok WFH)," jelas Jayadi saat dihubungi pada Kamis (9/4/2026).

Jayadi menegaskan, penerapan WFH tidak akan mengganggu pelayanan publik.

“Kami memastikan, sejumlah pelayanan untuk masyarakat tidak terganggu. Misalnya sektor kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, dan sebagainya,” sambungnya.

Sementara itu terkait Work From Anywhere (WFA), Jayadi mengaku juga ada dalam usulan yang dikirim ke Andi Sudirman.

Jayadi mengaku masih menunggu edaran tersebut sebelum menerapkan kebijakan bagi seluruh ASN Pemprov Sulsel.

"Itu WFA fleksibel, itu salah satu point usulan kita. Masih menunggu edaran," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman menilai WFH bisa menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) harian.

Sebab para ASN tidak lagi membutuhkan kendaraan ke kantor, bisa bekerja dari rumah masing-masing.

"Pasti berdampak kalau tidak ada naik mobil dan motor ke kantor, tidak naik kendaraan umum juga, pasti konsumsi BBM juga akan menurun," kata Jufri Rahman saat ditemui Tribun-Timur.com, Rabu (1/4/2026) lalu

Selain hemat BBM, kebijakan WFH juga berdampak ke beberapa sisi.

Diantaranya Kemacetan di jalan juga bisa terurai. Ribuan ASN yang biasanya tumpah di Jalan saat pagi dan sore hari, nantinya bisa diurai di hari Jumat.

Kendaraan pribadi menurun di jalanan, sebab ASN di rumah saja.

Kemudian emisi gas buang kendaraan bisa menurun juga.

Ribuan kendaraan mobil dan motor serentak tidak mengaspal, bisa berdampak menekan polusi udara. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.