Identitas Polantas Gorontalo Tertindih Sepeda Motor di Jalan HB Jassin
Fadri Kidjab April 09, 2026 12:43 PM

 

DISCLAIMER: Ada perubahan judul berita dari "Polantas Ditabrak" menjadi "Polantas Tertindih Motor". Keputusan perubahan ini dibuat pukul 11.51 Wita, Kamis (9/4/2026), setelah TribunGorontalo.com mendapatkan bukti video lain. Tim Redaksi memohon maaf terkait judul sebelumnya yang berpotensi disinformasi

TRIBUNGORONTALO.COM – Insiden kecelakaan lalu lintas mewarnai pelaksanaan Operasi Leato di ruas Jalan HB Jassin, Kota Gorontalo, pada Rabu (9/4/2026) sore. 

Seorang polisi menjadi korban usai diduga ditabrak oleh pengendara sepeda motor yang mencoba kabur dari pemeriksaan petugas.

Berdasarkan konfirmasi dari pihak kepolisian, identitas anggota Polantas yang menjadi korban dalam insiden tersebut adalah Aipda Slamet. Ia merupakan personel aktif yang bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota.

Saat kejadian, Aipda Slamet sedang menjalankan tugas negara dalam operasi rutin kepolisian.

Akibat pengendara yang nekat kabur, polisi yang menahan kendaraan sempat terjatuh. Ia pun tertindih kendaraan pelaku.

Rekan-rekan sesama petugas dan warga sekitar segera membopongnya untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Kronologi Kejadian

POLANTAS DITABRAK -- Kolase foto seorang polantas Gorontalo ditabrak pengendara motor di Jl HB Jassin, Kota Gorontalo. (Sumber: Facebook Rahman Abdjul)
POLANTAS DITABRAK -- Kolase foto seorang polantas Gorontalo ditabrak pengendara motor di Jl HB Jassin, Kota Gorontalo. (Sumber:  Tangkapan layar video Facebook Rahman Abdjul) 

Berdasarkan penelusuran TribunGorontalo.com, insiden berawal dari seorang pria pengendara motor nekat menerobos operasi rutin di Jalan HB Jassin, Kota Gorontalo, tepatnya di kawasan Toko Bintang.

Pelaku diduga panik dan mencoba menghindari razia dengan memacu kendaraannya meski dihadang petugas.

Belakangan terungkap bahwa kendaraan pelaku menggunakan knalpot brong. Hal ini membuat dirinya berupaya kabur dari hadangan petugas di lokasi.

Namun apa yang tertulis di media sosial tidaklah benar. Ia tidak menabrak petugas kepolisian. Hal ini terbukti dari video amatir warga yang diterima TribunGorotnalo.com pukul 11.34 Wita.

Dalam video itu terlihat pengendara berteriak karena menolak menyerahkan kendaraannya kepada polisi. Di saat bersamaan, Aipda Slamet yang menahan kendaraan harus tertindih bodi Yamaha NMAX tersebut.

Akibatnya Aipda Slamet mengalami cedera ringan di area lutut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polantas Gorontalo Ditabrak Pengendara Motor saat Razia

Pelaku Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Usai diamankan Polresta Gorontalo Kota, pelaku yang diketahui bernama Andi Ibrahim akhirnya mengakui kesalahannya.

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya Andi Ibrahim, ingin mengklarifikasi terkait video viral mengenai penggunaan knalpot yang tidak standar pada kendaraan saya," ujar Andi dalam video yang dibagikan oleh pengguna Facebook, Nenang Sulistianita.

"Saya mengakui bahwa kendaraan saya menggunakan knalpot brong dan menimbulkan kebisingan, serta mengakibatkan petugas tertimpa oleh kendaraan saya. Dan saya menyadari bahwa itu melanggar aturan lalu lintas," tambahnya.

Andi pun berjanji akan mengganti knalpot kendaraannya sesuai standar pabrikan.

"Saya berjanji saya akan mengganti knalpot saya sesuai dengan yang standar. Jadi Pak, saya memohon minta maaf atas insiden tadi siang dan saya mengaku salah. Insyaallah knalpot saya akan saya ganti sesuai dengan standar," ungkap Andi dengan nada penuh penyesalan.

Andi dan Aipda Slamet lantas bersalamanan. Aipda Slamet pun menerima permintaan maaf Andi.

"Ya, sama-sama. Semoga nantinya di lain waktu, Bapak bisa menggunakan kelengkapan kendaraan sesuai standar ya Pak, ya. Jangan diulangi lagi," ucap Aipda Slamet.

Tribunners, peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.