Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Bangunan SMA Negeri 2 Kutacane begitu megah, namun tidak terawat.
Kondisi ruangan kelas terlihat kotor, kursi sekolah banyak yang rusak dan menumpuk di gudang karena tak diperbaiki dan ada yang tidak terpakai.
Selain itu, ada sekitar 12 toilet laki-laki dan perempuan yang tidak berpintu. Bahkan, pagar dan gerbang sekolah dibiarkan rusak.
Selanjutnya, dua unit AC dan kipas angin rusak.
Akibatnya, anak didik tak nyaman berada di ruangan komputer karena terasa panas walaupun ada satu kipas angin di masing-masing ruangan.
Kepala SMA Negeri 2 Kutacane, Saniman SPd MPd kepada TribunGayo.com, mengatakan, rencananya akan diperbaiki kursi siswa yang rusak.
Dan 12 pintu toilet atau MCK yang tak memiliki pintu itu karena pintu yang terbuat dari aluminium telah dicuri.
Soal, ruangan kelas yang terlihat kotor itu sebagian besar ada yang tidak terpakai lagi mencapai delapan ruangan di tingkat II.
Ia meyebutkan jumlah siswa-siswi di sekolah itu mencapai 220 orang.
"Kita terus membenahi sekolah tersebut dan akan memperbaiki yang rusak," kata Saniman yang menjabat sebagai Kepala Sekolah sejak 2022 hingga saat ini.
Sementara itu di sekolah lain seperti di SMA Negeri 3 Kutacane, plafon ruangan kelas ada yang rusak ringan akibat pecah, ruangan kelas seng dan plafon rusak akibat tertimpa pohon.
Kemudian, kursi siswa rusak dan pepohonan yang membuat wajah sekolah tertutup dan terkesan semrawut.
Kondisi ini rawan terhadap bangunan tertimpa pohon akibat pepohonan yang meninggi.
Kepala SMA Negeri 3 Kutacane, Ali Sadikin SPd mengatakan kondisi plafon ruangan kelas yang rusak akan segera diperbaiki.
Ada ruangan kelas yang plafon rusak parah tak diperbaiki, karena direncanakan pihak anggota DPR Aceh Dapil 8 akan memperbaiki atau merehabilitasi bangunan tersebut.
Bahkan, sudah sempat tahun 2024 konsultan turun ke sekolah itu. Namun, tidak juga diperbaiki.
Menurutnya, plafon ruangan kelas yang rusak ringan dan mobiler rusak ringan akan segera diperbaiki, begitu juga dengan plafon ruangan kelas seng rusak yang tertimpa pohon.
Ali Sadikin menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 3 Kutacane sejak tahun 2022 hingga sekarang. Jumlah siswa seluruhnya mencapai 261 orang. (*)
Baca juga: 30 Siswa SMA Negeri 1 Badar Aceh Tenggara Lulus SNBP 2026
Baca juga: Permudah Layanan Paspor, Imigrasi Takengon Koordinasi Pembentukan UKK di Aceh Tenggara
Baca juga: Fasilitas SMAN 1 Badar Aceh Tenggara Memprihatinkan, MCK Tanpa Pintu dan Parkir Ambruk